URC Satreskrim Polres Bone Bongkar Pencurian Aset PLN Bernilai Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Bone yang dipimpin kanit Resmob Aiptu Tahir, berhasil membongkar kasus pencurian aset milik PT PLN (Persero) yang mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp3 miliar. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat, terdiri dari tiga pelaku pencurian dan seorang penadah.

Keempat orang yang diamankan masing-masing berinisial MN (28), MS (40), dan ZN (47), yang merupakan warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sementara seorang penadah berinisial JU (40) diketahui merupakan warga Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada Kamis (30/7/2026). Ia menjelaskan aksi pencurian itu terjadi pada 23 Juli 2026 dengan sasaran gardu induk milik PT PLN (Persero).

Baca Juga:  Warga Libureng Ditebas Parang, Diduga Motif Sengketa Tanah

Menurut AKP Alvin, sebelum melancarkan aksinya, dua pelaku yakni ZN dan MS terlebih dahulu melakukan pengamatan dan mempelajari kondisi di lokasi kejadian. Setelah memastikan situasi aman, keduanya kemudian menyusun rencana bersama pelaku lainnya untuk melakukan pencurian.

“Beberapa hari kemudian, ketiga pelaku mendatangi gardu induk milik PT PLN (Persero) dan mengambil sejumlah aset yang berada di lokasi tersebut,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur 36 unit baterai nikel kadmium berkapasitas 1,2 volt 400 Ah menggunakan sebuah mobil. Selain itu, mereka juga mengambil beberapa karung berisi kabel milik PLN yang berada di dalam gardu induk.

“Barang yang berhasil dicuri berupa baterai nikel kadmium 1,2 volt 400 Ah sebanyak 36 unit dengan menggunakan mobil. Selanjutnya pelaku juga mengambil beberapa karung kabel di gardu induk PLN tersebut,” kata AKP Alvin.

Baca Juga:  Aspirasi WIB, RDP DPRD Bahas CSR Bone, Perbup Belum Terbit 7 Tahun

Setelah berhasil menguasai barang curian, para pelaku kemudian menghubungi JU yang diduga berperan sebagai penadah. Seluruh hasil curian tersebut dijual dengan harga yang sangat jauh di bawah nilai sebenarnya.

Sebanyak 36 unit baterai dijual seharga Rp8.880.000, sedangkan kabel-kabel hasil curian dilepas dengan harga sekitar Rp5.300.000.

Padahal, berdasarkan laporan pihak PT PLN (Persero), total nilai aset yang dicuri ditaksir mencapai Rp3 miliar.

“Berdasarkan laporan pelapor, harga seluruh barang yang telah dicuri ditaksir mencapai Rp3 miliar. Para pelaku ini bekerja secara berkelompok dan masih ada beberapa pelaku lain yang saat ini masih dalam pencarian,” jelasnya.

Baca Juga:  Datang Sebagai Penagih Koperasi, Pria di Bone Pulang Bawa Mesin Penggiling Adonan

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 36 unit baterai nikel kadmium, beberapa karung berisi kabel milik PLN, dua unit mobil yang digunakan para pelaku saat beraksi, serta sejumlah peralatan berupa kunci-kunci yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi pencurian.

Saat ini, keempat terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bone. Sementara itu, penyidik terus melakukan pengembangan kasus guna memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam jaringan pencurian aset milik PLN tersebut.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan Pasal pencurian dengan pemberatan, serta ketentuan hukum lain yang berkaitan dengan peran masing-masing pelaku, termasuk dugaan tindak pidana penadahan. (*)

Berita Terkait

Pengurus Masjid Resah, Remaja Diduga Berkali-kali Bobol Celengan Masjid di Bone
Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi
Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’
Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar
Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WITA

URC Satreskrim Polres Bone Bongkar Pencurian Aset PLN Bernilai Miliaran Rupiah

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:18 WITA

Pengurus Masjid Resah, Remaja Diduga Berkali-kali Bobol Celengan Masjid di Bone

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:13 WITA

Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WITA

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Berita Terbaru