DP3A, Tingkatkan Peran Lembaga dalam Penanganan Perempuan Korban Kekerasan

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,BONEKU.COM,– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya lembaga peyedia layanan penanganan bagi perempuan korban kekerasan kewenangan di Kota Makassar.

Kepala Dinas DP3A, Achi Soleman, mengatakan kegiatan ini sebagai upaya dalam melakukan peningkatkan pendampingan kepada korban kekerasan.

“Jadi kegiatannya itu terkait bagaimana peningkatan kapasitas untuk shelter warga dalam melakukan pendampingan jika terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkap Achi, Senin (2/12/2024).

Baca Juga:  Pesan Dandim 1407 Bone Pada Kegiatan Baksos 1000 Karung Sampah

Ia juga mengatakan bahwa, proses pendampingan tersebut perlu adanya penyatuan perspektif korban, sehingga tidak menimbulkan masalah dalam melakukan pendampingan.

“Penting untuk menyatukan perspeksi, jangan sampai salah picca. Contohnya seperti kasus viral di Unhas , itukan satgasnya sendiri yang perspektifnya tidak bagus terkait dengan hak hak yang mesti korban dapatkan. Gara gara kasus itu salah memberikan komentar dan perspektif akhirnya blunder, dan viral,” jelasnya.

Baca Juga:  Terungkap, Begini Kronologis IRT Yang Dianiaya oleh Mantan Suami

Sehingga, dalam melakukan pendampingan perlu adanya peningkatan terkait perspektif terhadap korbanterlebih dahulu. Misalnya kasus kekerasan seksual, mau di mediasi atau di atur damai.

“Itu yang kami khawatirkan jangan sampai mentoknya di situ, mediasi atau ataur damai. Padahal kasusnya kekerasan seksual, nah di UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual sendiri tidak boleh kayak begitu, kayak mediasi dan lain-lain,” pungkasnya.

Baca Juga:  Sekda Sulsel Resmikan Program Pelajar Menabung, Sasar 20 Sekolah di Makassar, Maros dan Gowa

Dirinya menyebut, kegiatan ini menghadirkan peserta dari shelter warga, dan forum yang sudah banyak terbentuk di masing-masing kelurahan.

“Ada juga dari organisasi perempuan dan ada pemerhati perempuan dan anak. Jadi kita mau gerak bersama ini untuk mengurangi angka kekerasan dan memutus rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Dorong Kerukunan Umat Beragama melalui Musda III Permabudhi
Sulsel Perkuat Peran Simpul Distribusi Pangan untuk Kawasan Sulampua
Bukti Manfaat Apartemen Ikan Gubernur Andi Sudirman, Nelayan di Barru Raup Hasil Tangkapan Rp200 Juta
Terima TPAKD Award 2026, Gubernur Sulsel Dukung Arahan Presiden Prabowo untuk Perluasan Akses Keuangan
Pemprov Sulsel Minta Jembatan Salujambu Segera Dibuka untuk Akses Masyarakat
357 Tahun Sulsel, Gubernur Andi Sudirman: Infrastruktur Kita Percepat, Ekonomi Rakyat Diperkuat
Perkuat Ekonomi Keluarga, Pemprov Sulsel Bantu 269 Unit Peralatan Produktif bagi UMKM
Hadiri Sulsel Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk UMKM Lokal Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:10 WITA

Pemprov Sulsel Dorong Kerukunan Umat Beragama melalui Musda III Permabudhi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:06 WITA

Sulsel Perkuat Peran Simpul Distribusi Pangan untuk Kawasan Sulampua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:10 WITA

Bukti Manfaat Apartemen Ikan Gubernur Andi Sudirman, Nelayan di Barru Raup Hasil Tangkapan Rp200 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Terima TPAKD Award 2026, Gubernur Sulsel Dukung Arahan Presiden Prabowo untuk Perluasan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Pemprov Sulsel Minta Jembatan Salujambu Segera Dibuka untuk Akses Masyarakat

Berita Terbaru