PTPN Group Mau Nambah 59.000 Hektare Lahan Sawit

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok, lahan Kelapa Sawit Indonesia

Dok, lahan Kelapa Sawit Indonesia

JAKARTA,BONEKU.COM,– PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN III berencana untuk menambah luas lahan sawitnya sebesar 59.000 hektar dalam lima tahun ke depan.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Mohammad Abdul Ghani mengatakan perluasan ini dilakukan dengan cara mengkonservasi tanaman karet dan memanfaatkan land bank.

“Dulu Sulawesi itu PTPN sejak berdiri tahun 1996 itu tidak memiliki kesempatan untuk dibangun, jadi baru setelah digabung dengan Palm co, sejak 1 Desember 2023 kami memiliki sumber daya baik itu sumber daya manusia maupun fund untuk memperbaiki di Sulawesi,” ungkap Gani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, di Jakarta, Selasa, (11/3/2025).

Baca Juga:  Gladi Bersih Simulasi Sispamkota, Ini Penekanan Danyon Brimob Bone

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024 PTPN mencatatkan laba unaudited sebesar Rp3,26 triliun. Adapun kelapa sawit menjadi penyumbang terbesar dari keuntungan perusahaan pelat merah ini.

“Jadi bagi komoditas sawit memang luar biasa tahun ini pertumbuhan labanya untuk tahun 2024. Kemudian, 66% dari kelapa sawit kemudian 9,6% dari tebu gula, kemudian sisanya dari yang lainnya,” kata dia.

Baca Juga:  Holding Perkebunan Nusantara PTPN Siapkan Sumber Daya Dukung Program MBG

Di tahun 2025, PTPN menargetkan untuk kontribusi sawit mencapai 75% dari pendapatan. Hal ini seiring dengan naiknya harga sawit di triwulan 1-2025.

“Jadi untuk sawit kami memperbanyak, menambah luas sekitar 59 ribu hektare dalam lima tahun ke depan,” tuturnya.

Diketahui, Palm Co sebagai subholding perkebunan nusantara menjadi perusahaan yang mengelola kebun sawit terbesar di dunia seluas 586 ribu Ha dan diharapkan menyentuh 708 ribu Ha dalam satu dasawarsa. (*)

Berita Terkait

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina
Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat
Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit
Satu Sachet Membuka Tabir, Satres Narkoba Bone Temukan 64 Saset Sabu
Wabup Selle Hadiri Musda Dekopinda, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Ngopi Bareng dengan Forbes, Kasat Reskrim Bincang Bincang Soal Batas Tindakan Warga dalam Kasus Narkoba
Pantang Menyerah Hadapi Kemarau, Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa Raih Panen 5 Ton per Hektare
Gubernur Andi Sudirman Tinjau Ruas Paleteang-Malimpung hingga Batas Enrekang Sudah Mulus

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:26 WITA

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina

Selasa, 8 September 2026 - 17:25 WITA

Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:16 WITA

Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit

Kamis, 3 September 2026 - 20:55 WITA

Satu Sachet Membuka Tabir, Satres Narkoba Bone Temukan 64 Saset Sabu

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WITA

Wabup Selle Hadiri Musda Dekopinda, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru