Asap Hitam Membumbung, Pondok Tahfidz Darul Arqam Bone Dilalap Api

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM — Kebakaran menghanguskan Pondok Tahfidz Tilawah Raudhatul Quran Yayasan Darul Arqam Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (16/8/2026) siang.

Asap hitam tebal membumbung tinggi ke langit dari dalam pondok yang berada di Kompleks Pasar Tradisional Palakka, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Menurut warga setempat yang diwawancarai, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, sesaat setelah sejumlah santri selesai melaksanakan salat Zuhur berjamaah.

Baca Juga:  Memasuki Musim Penghujan, Dinkes Bone Himbau Antisipasi DBD

“Tadi saya liat anak-anak santri berlarian keluar saat kebakaran karena dipenuhi asap hitam dari dalam, belum diketahui penyebab kebakaran,” Ujar Rafli.

Kebakaran ini sempat membuat panik warga sekitar. Pasalnya, lokasi pondok berada di kawasan kompleks pasar tradisional yang cukup ramai.

Mendapat laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak lima armada Damkar bersama puluhan personel diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api.

Baca Juga:  Dua Rumah Warga di Desa Uloe Bone Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Petugas berjibaku melakukan pemadaman sekaligus berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Setelah kurang lebih 30 menit berjibaku, api akhirnya berhasil kami padamkan sebelum berpindah ke bangunan di sebelahnya,” Kata Ir. Akbar Kabid Pencegahan Damkar Bone yang ditemui di lokasi kejadian

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah barang milik santri, termasuk perlengkapan ibadah, hangus terbakar.

Baca Juga:  Terlibat Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Dipecat Tidak Hormat

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, untuk kerugian materil kami juga masih melakukan pendataan,” Tambahnya

Pasca kebakaran, lokasi kejadian masih menjadi perhatian warga. Petugas kepolisian juga telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk menjaga tempat kejadian perkara sekaligus mendukung proses penyelidikan. (*)

Berita Terkait

Warga Bone Isi Puluhan Tandon Demi Air Bersih, Sumur Mengering Diterjang Kemarau
Menuju Kabupaten Digital, Bupati Bone Dorong Super App Satukan Layanan Publik
Irigasi 2,5 Kilometer Dibangun di Bulukumba, 1.200 Hektare Sawah Ditargetkan Terairi
Kemarau Panjang Melanda, Kodim 1407 Gandeng PDAM Wae Manurungnge Bantu Warga Krisis Air
Antrean BBM di SPBU Camming Bone Mulai Terurai, Tak Lagi Mengular hingga 1 Kilometer
Pinjam Mobil Selama Tiga Hari, Pria di Bone Diduga Tak Kembalikan Terios Milik Majikannya
10 Ruas Jalan Raya Ditutup Malam Hari 29-30 September, Demi Kelancaran Gau Maraja
Festival Lampu’ Toae Dibuka, Wabup Bone Dorong Angkue Jadi Destinasi Wisata Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:34 WITA

Warga Bone Isi Puluhan Tandon Demi Air Bersih, Sumur Mengering Diterjang Kemarau

Selasa, 29 September 2026 - 22:01 WITA

Menuju Kabupaten Digital, Bupati Bone Dorong Super App Satukan Layanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WITA

Kemarau Panjang Melanda, Kodim 1407 Gandeng PDAM Wae Manurungnge Bantu Warga Krisis Air

Selasa, 29 September 2026 - 11:07 WITA

Antrean BBM di SPBU Camming Bone Mulai Terurai, Tak Lagi Mengular hingga 1 Kilometer

Selasa, 29 September 2026 - 11:04 WITA

Pinjam Mobil Selama Tiga Hari, Pria di Bone Diduga Tak Kembalikan Terios Milik Majikannya

Berita Terbaru