SMKN 7 Bone Angkat Bicara Soal Kasus Asusila yang Menyeret Seorang Guru PPPK

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONE.BONEKU.COM,– Pihak SMKN 7 Bone buka suara terkait kasus asusila yang menyeret salah satu guru berstatus PPPK, AS alias Andi Saidi Bahri (juga dikenal sebagai Andi Saili atau Andi Sahili Bahri), bersama dua pelaku lainnya, MU alias Mulyadi dan SA alias Saipul.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Asriadi, membenarkan bahwa baik pelaku maupun korban merupakan bagian dari lingkungan SMKN 7 Bone. Ia mengungkapkan, sebelum kasus ini mencuat ke publik dan bergulir ke ranah hukum, pihak sekolah sempat melakukan upaya mediasi internal.

“Sempat dimediasi. Waktu itu Andi Sahili bilang akan bertanggung jawab dan berencana menikahkan korban dengan anak angkatnya. Tapi saya tidak tahu pasti siapa di antara Mulyadi dan Saipul yang dimaksud anak angkat,” ujar Asriadi, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga:  Dukung Pendidikan Santri, Kapolres Bone Donasikan Al-Qur’an ke Pesantren

Asriadi menambahkan, usai peristiwa memilukan tersebut, korban memilih pindah sekolah lantaran merasa malu dengan rekan-rekannya.

“Mungkin karena malu sama teman-temannya,” katanya.

Meski secara administrasi Andi Sahili masih tercatat sebagai guru aktif, Asriadi menegaskan bahwa yang bersangkutan sudah hampir setahun tak pernah hadir mengajar.

“Secara administrasi masih terdaftar, tapi setahu saya sudah tidak pernah masuk mengajar,” jelasnya.

Baca Juga:  Satu Meja, Satlantas Bone Gandeng Jurnalis Bahas Masalah Lalu Lintas

Terkait sanksi terhadap guru tersebut, Asriadi menyarankan agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada Kepala SMKN 7 Bone.

“Yang pasti, kasus ini sudah ditangani dan informasinya juga sudah sampai ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone,” tambahnya.

Lebih lanjut, Asriadi memastikan bahwa Mulyadi dan Saipul bukan siswa SMKN 7 Bone. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pencak silat yang dijadikan modus oleh para pelaku tidak memiliki kaitan dengan program ekstrakurikuler sekolah.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap dua pelaku yang masih buron, yakni Andi Saidi Bahri (DPO/14/VII/Res.1.24./2025) dan Mulyadi (DPO/15/VII/Res.1.24./2025).

Baca Juga:  Polres Bone Tangkap 4 Pelaku Penculikan Anak, Korban Berhasil Diselamatkan

Kedua surat tersebut diterbitkan pada 2 Juli 2025 dan diteken langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah disidangkan di Pengadilan Negeri Bone. Berdasarkan keterangan pendamping korban dari UPT PPA Bone, para pelaku diduga menggunakan modus latihan perguruan silat untuk menjerat korban.

Dari tiga pelaku, Saipul telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara, sementara dua lainnya termasuk guru PPPK Andi Saidi Bahri hingga kini masih dalam pencarian pihak kepolisian. (*)

Berita Terkait

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga
8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga
Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah
Niat Menegur karena Anak Terganggu, Pemuda di Bone Malah Dikeroyok di Depan Rumah
Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Bukan Sekadar Tampil, PMR MTsN 3 Bone Borong Juara dan Sabet Juara Umum I VORCEA 2026 se-Sulsel

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:35 WITA

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WITA

Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WITA

8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:14 WITA

Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah

Selasa, 15 September 2026 - 15:19 WITA

Niat Menegur karena Anak Terganggu, Pemuda di Bone Malah Dikeroyok di Depan Rumah

Berita Terbaru