WAJO.BONEKU.COM,– Kabupaten Wajo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Wajo H. Andi Rosman, S.Sos., M.M. bersama Wakil Bupati Wajo Dr. Baso Rahmanuddin, Pemerintah Kabupaten Wajo berhasil meraih penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas capaian peringkat ke-8 peningkatan produksi beras nasional tahun 2025 dalam rangka mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mendukung dan menyukseskan program swasembada pangan nasional. Piagam penghargaan ditandatangani langsung oleh Presiden RI dan diserahkan pada Rabu, 7 Januari 2026.
Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya para petani Wajo yang ia sebut sebagai “pejuang pertanian”.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh stakeholder dan para petani di Kabupaten Wajo. Terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian Republik Indonesia atas kepercayaan serta apresiasi yang diberikan,” ujar Andi Rosman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wajo, Andi Pammeneri, menjelaskan bahwa capaian tersebut didukung oleh peningkatan signifikan produksi padi di Kabupaten Wajo. Pada tahun 2025, produksi gabah tercatat mencapai 829.111 ton, meningkat sekitar 140 ribu ton dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 689.103 ton, dengan luas areal persawahan mencapai 102.851 hektare.
Penghargaan ini didasarkan pada surat Kementerian Pertanian Republik Indonesia Nomor B-13/TU.020/A/01/2026 dan menjadi bukti nyata kontribusi Kabupaten Wajo dalam menjaga ketahanan serta kedaulatan pangan nasional.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia juga menganugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, atas jasanya dalam mewujudkan swasembada beras nasional. (*)











