Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Panyula, Cari Bocah 5 Tahun Yang Dilaporkan Tenggelam

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 00:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang bocah berusia 5 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran sungai, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu malam (8/4/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Adam (5). Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula saat korban tengah bermain di halaman rumahnya. Sebuah mainan miliknya jatuh ke sungai, dan korban diduga berusaha mengambilnya lalu kemudian terpeleset ke sungai.

Baca Juga:  Petani Yang Tenggelam di Sungai Cenrana Ditemukan Tim SAR Gabungan 

“Dia ambil mainannya yang jatuh di sungai, namun diduga terpeleset. Temannya yang melihat di sungai lari memanggil kakaknya, tapi kakaknya sementara makan,” ujar  warga setempat.

Tak lama berselang, korban sudah tidak terlihat. Warga yang panik langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian sembari menghubungi tim SAR.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, SAR Brimob, SAR Satpol PP, unsur potensi SAR, serta pemerintah setempat segera tiba di lokasi dan melakukan upaya pencarian.

Baca Juga:  Launching NSR Apparel, Percetakan Jersey Kualitas Premium di Bone

Koordinator Pos Basarnas Bone, Masrur, mengatakan bahwa setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pencarian menggunakan teknik body rafting yang dibantu warga.

“Saat tiba di TKP, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan teknik body rafting yang dibantu oleh warga setempat, namun hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda korban,” ungkap Masrur.

Ia menambahkan, kondisi sungai saat kejadian cukup ekstrem. Air dalam keadaan pasang, ditambah kiriman air dari hulu setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga:  CCTV Ungkap Detik-detik Pelaku Menggasak Uang Kotak Amal Masjid Jami Al Mujahidin Pappolo

“Ketinggian air saat kejadian sekitar dua meter dengan arus yang cukup deras. Saat ini ketinggian air sudah menurun menjadi sekitar satu meter,” jelasnya.

Minimnya pencahayaan serta kondisi yang kurang mendukung, pencarian terpaksa harus dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada besok pagi. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang
Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian
Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur
Dilarang Gunakan Knalpot Brong, Begini Penegasan Kasat Lantas Polres Bone

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:49 WITA

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Jumat, 11 September 2026 - 18:57 WITA

Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 17:28 WITA

Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Berita Terbaru