MAROS.BONEKU.COM,– Suasana mencekam menyelimuti langit Sulawesi Selatan setelah sebuah pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sabtu (17/1/2026). Pesawat tersebut diduga menghilang saat melintas di kawasan karst Leang-Leang, salah satu daerah berbukit dan sulit dijangkau.
Informasi hilangnya kontak pesawat diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar sekitar pukul 13.17 WITA. Sejak saat itu, upaya pencarian langsung dilakukan dengan mengerahkan personel ke titik terakhir yang terdeteksi.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data awal, pesawat terakhir terpantau berada di wilayah Leang-Leang sebelum akhirnya tidak lagi merespons komunikasi.
“Personel sementara menuju lokasi. Titik terakhir diperkirakan di daerah Leang-Leang,” ujar Andi Sultan kepada wartawan.
Pesawat tersebut diketahui tengah melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai jumlah kru maupun penumpang yang berada di dalam pesawat nahas tersebut.
Basarnas Makassar bergerak cepat dengan menerjunkan sedikitnya 25 personel SAR lengkap dengan peralatan evakuasi dan pencarian. Tim dibagi dalam beberapa regu untuk mempercepat proses penyisiran di medan yang dikenal terjal dan menantang.
“Untuk sementara ada tiga sortir, total sekitar 25 orang menuju ke sana,” tambahnya.
Upaya pencarian masih terus berlangsung. Masyarakat di sekitar lokasi diminta tetap tenang dan melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda atau serpihan yang diduga berkaitan dengan pesawat tersebut.











