BONE.BONEKU.COM,– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bone mengamankan dua unit mobil pick up yang mengangkut ratusan tabung gas elpiji 3 kilogram yang diduga akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Pengamanan tersebut dilakukan pada Rabu malam, 21 Januari 2026.
Kedua mobil pick up tersebut diketahui memuat total 600 tabung gas elpiji subsidi. Sopir kendaraan bernama Amal mengakui bahwa gas elpiji tersebut diambil dari Kabupaten Bulukumba dan rencananya akan dijual kembali di Morowali.
“Dibeli dari salah satu pangkalan di Bulukumba dengan harga Rp20 ribu per tabung. Rencananya mau dijual eceran di Morowali, di sana harganya bisa Rp39 ribu sampai Rp40 ribu per tabung. Ya hitung-hitung tambah penghasilan kodong,” ujar Amal kepada awak media, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, masing-masing mobil pick up memuat sekitar 300 tabung gas, sehingga total keseluruhan mencapai 600 tabung. Amal juga mengakui bahwa aktivitas tersebut bukan kali pertama dilakukan, melainkan sudah pernah sebelumnya.
Lebih lanjut, Amal mengungkapkan bahwa dirinya telah dimintai keterangan oleh Unit Ekonomi Polres Bone. Meski diperbolehkan pulang, seluruh barang bukti berupa tabung gas elpiji tetap diamankan oleh pihak kepolisian.
“Kami sudah dimintai keterangan, bahkan sudah disuruh pulang juga, tapi barang bukti diminta untuk disimpan dulu,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan adanya pengamanan ratusan tabung gas elpiji tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
“Iya betul, tapi sementara masih kami kembangkan,” singkat AKP Alvin.
Kasus ini kini tengah ditangani Sat Reskrim Polres Bone untuk mengungkap kemungkinan adanya pelanggaran distribusi gas elpiji bersubsidi serta keterlibatan pihak lain dalam praktik tersebut. (*)
Penulis : Amal
Editor : Admin Redaksi











