PANGKEP.BONEKU.COM,– Tim SAR gabungan akhirnya menemukan semua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, telah ditemukan setelah tujuh hari operasi pencarian.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan total 10 korban telah berhasil ditemukan, di lereng pegunungan bulu saraung.
“Alhamdulillah, sampai hari ini seluruh korban sudah ditemukan. Totalnya ada 10 orang,” ujar Andi Sultan
Lanjut kata Andi Sultan, pada Jumat pagi tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua korban dari lokasi kejadian menggunakan jalur yang telah disiapkan. Sementara itu, tiga korban lainnya telah berada dalam kondisi siap untuk proses penjemputan melalui jalur udara.
Selain itu, satu korban yang baru ditemukan masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR yang berada di lapangan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca.
“Sehingga hari ini, mudah-mudahan kita bisa mengevakuasi kembali empat korban,” tambahnya.
Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta unsur terkait lainnya. Operasi ini menghadapi tantangan berat berupa medan pegunungan yang terjal, cuaca ekstrem, serta akses yang sangat terbatas.
Setelah dievakuasi, seluruh jenazah rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Polda Sulawesi Selatan.
Dengan ditemukannya seluruh korban, fokus operasi SAR selanjutnya akan diarahkan pada penyelesaian evakuasi serta pengamanan area lokasi jatuhnya pesawat. (*)
Penulis : Amal
Editor : Admin Redaksi











