Bone Catat Penurunan Stunting hingga 0,9 Persen di Era “Beramal”

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Pemerintah Kabupaten Bone menandai satu tahun kepemimpinan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin melalui program “Beramal”, dengan mencatat berbagai capaian signifikan di sektor ekonomi, sosial, infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan.

Refleksi satu tahun pemerintahan menunjukkan tren positif pada sejumlah indikator makro-sosial. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone tercatat sebesar 5,5 persen pada 2024 dan meningkat menjadi 6,15 persen pada triwulan III 2025.

Persentase penduduk miskin turut menurun dari 9,58 persen pada 2024 menjadi 9,13 persen pada 2025. Tingkat pengangguran terbuka juga tercatat sebesar 2,28 persen pada 2024 dan diproyeksikan turun menjadi 2,18 persen pada 2025.

Di sisi kualitas hidup, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 70,81 pada 2024 menjadi 71,63 pada 2025. Sementara itu, indeks gini yang mencerminkan ketimpangan ekonomi menunjukkan tren penurunan, menandakan distribusi kesejahteraan yang semakin membaik.

Baca Juga:  Upacara HUT Korpri ke-54, Wabup: ASN Garda Terdepan Wujudkan Bone Maberre

Perbaikan juga terlihat di sektor kesehatan. Prevalensi stunting turun signifikan dari 2,67 persen pada 2024 menjadi 0,9 persen pada 2025. Angka gizi buruk dan kemiskinan ekstrem pun mengalami penurunan, di mana kemiskinan ekstrem tercatat berkurang dari 0,55 persen pada 2023 menjadi 0,43 persen pada 2024.

Stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dengan inflasi yang terkendali di angka 2,31 persen pada 2024 dan diproyeksikan turun menjadi 2,29 persen pada 2025. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita juga meningkat dari Rp60,25 juta menjadi Rp63,17 juta pada 2025.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Bone membangun jalan sepanjang 32,95 kilometer dengan total anggaran Rp123,3 miliar, serta 30 unit jembatan senilai Rp6,8 miliar.

Pembangunan fasilitas pendidikan juga menjadi prioritas, termasuk Sekolah Rakyat di Bajoe, SMA dan SMK, serta pembebasan lahan untuk pengembangan bandara.

Baca Juga:  Wabup Bone Sidak Puskesmas Ulaweng, Temukan Fasilitas Tak Layak

Pada sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah daerah menggelontorkan bantuan pertanian senilai Rp235 miliar dan bantuan nelayan Rp22 miliar. Selain itu, dibangun 61 unit Koperasi Merah Putih dan dikembangkan kawasan hilirisasi ayam terintegrasi di Kecamatan Ponre dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Pemkab Bone meraih penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara sebagai pemerintah daerah tercepat dalam proses pengadaan CASN, serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 dari BPK RI.

Penghargaan nasional juga diterima dari BKKBN atas dukungan terhadap program pembangunan keluarga. Di bidang lingkungan dan pendidikan, Bone meraih penghargaan Program Kampung Iklim, Adiwiyata tingkat nasional, serta Ecological Fiscal Transfer 2025.

Baca Juga:  Pembangunan Jalan Desa Binuang Hampir Rampung, Bupati Bone Turun Tangan

Kabupaten Bone juga menempati peringkat tiga terbaik tingkat provinsi dalam penanganan stunting dan meraih penghargaan atas kontribusi produksi padi dan jagung tertinggi di Sulawesi Selatan.

Prestasi membanggakan juga datang dari sektor literasi, di mana Perpustakaan Mandiri Desa Bacu berhasil meraih Juara I tingkat provinsi dan Juara II tingkat nasional.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan dukungan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Program “Beramal” diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bone, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, penguatan ekonomi rakyat, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda
Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi
Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata
KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN
TPID Bone Gelar Operasi Pasar di Pasar Palakka, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Ikan Masih Mahal
Pemkab Bone Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka, Wabup Ajak Masyarakat Hadir
Komisi XII DPR RI, Andi Muzakkir Aqil Dorong Penguatan ProKlim di Bone Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:18 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:48 WITA

Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WITA

Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:01 WITA

KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN

Berita Terbaru