Antisipasi El Nino, Pj Bupati Sinjai Jemput Bola ke Kementan Perjuangkan Infrastruktur Irigasi

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, BONEKU.COM – Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, bergerak cepat menghadapi ancaman fenomena El Nino dengan menyambangi pemerintah pusat. Ratnawati mendatangi Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian RI untuk memperjuangkan kebutuhan sektor pertanian di daerahnya, Senin (20/4/2026).

Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Sinjai, H. Kamaruddin, Ratnawati tidak sekadar menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi El Nino. Ia membawa misi strategis dengan mengajukan proposal penguatan infrastruktur irigasi di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga:  Jaga Ketahanan Pangan, Polres Bone Imbau Petani Salurkan Jagung ke Bulog

Proposal tersebut diserahkan langsung kepada Dirjen LIP Kementan RI, Dr. Ir. Hermanto, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menjaga produktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di “Bumi Panrita Kitta”.

“Kehadiran Ibu Bupati di Rakor ini sekaligus untuk mengajukan usulan kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian di Sinjai,” ujar H. Kamaruddin, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:  Dinas TPHP Bone Kembangkan Mina Padi Di Dua Boccoe

Upaya “jemput bola” ini diharapkan dapat mempercepat realisasi dukungan pemerintah pusat, terutama dalam memitigasi potensi penurunan produksi pangan akibat perubahan iklim yang ekstrem.

Selain melobi pusat, Pemkab Sinjai juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif di tingkat daerah. Upaya tersebut meliputi pemetaan kawasan rawan kekeringan, identifikasi sumber air, hingga optimalisasi sistem pompanisasi dan jaringan irigasi yang ada.

Baca Juga:  Pemkab Bone Siapkan Rp. 49 Miliar Untuk THR ASN

Pemerintah daerah juga mendorong percepatan masa tanam dengan memanfaatkan varietas unggul yang lebih cepat panen dan tahan kekeringan.

“Kami mengatur pola tanam dan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar langkah yang diambil di lapangan lebih efektif,” pungkas Kamaruddin.(*)

Penulis : Achyl/Hum

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Ekonomi Bone Melonjak 7,84 Persen, Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
Andi Asman Sulaiman: Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Setiap Kebijakan Pemerintah
Semangat Harkitnas di Bone, Wabup Andi Akmal Tekankan Pentingnya Menjaga Generasi Bangsa
Sejumlah Instansi Teken MoU Bersama Pemkab Bone untuk Penguatan Layanan Publik
Bone Gelar Innovation Award 2026, Bupati Dorong OPD Hadirkan Inovasi Sederhana Berdampak
Sulsel Catat Pertumbuhan Ekonomi 6,88 Persen, Sektor Pertanian Masih Jadi Penopang
Mentan RI Salurkan Bantuan Rp9 Miliar untuk Korban Banjir di Bone
Bupati Bone Resmikan Jembatan Alekale, Akses Warga Bengo Kini Lebih Mudah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:39 WITA

Ekonomi Bone Melonjak 7,84 Persen, Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir

Senin, 1 Juni 2026 - 16:50 WITA

Andi Asman Sulaiman: Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Setiap Kebijakan Pemerintah

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:43 WITA

Semangat Harkitnas di Bone, Wabup Andi Akmal Tekankan Pentingnya Menjaga Generasi Bangsa

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:37 WITA

Sejumlah Instansi Teken MoU Bersama Pemkab Bone untuk Penguatan Layanan Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:34 WITA

Bone Gelar Innovation Award 2026, Bupati Dorong OPD Hadirkan Inovasi Sederhana Berdampak

Berita Terbaru