TP PKK Dan Disdukcapil Sosialisasi KISAK

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 18:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Soppeng mendukung penuh pelaksanaan Sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) dan Tuntas Layanan Administrasi Kependudukan Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Soppeng, Dra. Hj. Andi Nurlina, MM, yang hadir mewakili Bupati Soppeng. Sosialisasi ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya secara virtual, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ny. Naoemi Octarina Sudirman, menyampaikan bahwa program KISAK merupakan inisiatif berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun 2025 dan terus diperluas hingga tahun 2026 agar menjangkau seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Ia menegaskan bahwa administrasi kependudukan adalah bentuk pengakuan negara terhadap setiap warga sejak lahir hingga meninggal dunia.

“Dokumen kependudukan menjadi kunci utama dalam mengakses layanan publik seperti BPJS Kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga layanan administrasi lainnya. Tanpa dokumen yang sah, masyarakat akan kesulitan memperoleh hak-haknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Pj Bupati Bone Pantau Harga di Pasar Tradisional 

Ia juga menekankan pentingnya peran strategis PKK melalui kelompok dasawisma sebagai ujung tombak dalam melakukan pendataan dan edukasi langsung kepada masyarakat. Melalui sosialisasi ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan layanan publik akibat tidak memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Soppeng, Andi Faisal, S.Sos, dalam laporannya menyampaikan bahwa program KISAK merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap dan valid.

Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat masyarakat yang belum tertib administrasi, baik dalam kepemilikan Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta kelahiran, maupun Kartu Identitas Anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan administrasi kependudukan dapat semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Data kependudukan yang akurat sangat penting untuk menunjang pelayanan publik serta memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga:  3 Pelaku Narkoba di Bone Diringkus Polisi

Kepala Disdukcapil Provinsi Sulawesi Selatan, M. Iqbal S. Suhaeb, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program KISAK di Sulawesi Selatan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik secara nasional. Hal tersebut tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan TP PKK hingga tingkat desa dan kelurahan.

Ia juga menekankan pentingnya pencatatan setiap peristiwa kependudukan, khususnya kelahiran, agar setiap anak memiliki identitas hukum sejak dini. Berbagai inovasi pelayanan pun terus dilakukan, termasuk kerja sama dengan fasilitas kesehatan agar akta kelahiran dapat diterbitkan segera setelah bayi lahir.

Dalam sambutan Bupati Soppeng yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dra. Hj. Andi Nurlina, MM, disampaikan bahwa administrasi kependudukan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Dokumen kependudukan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi dasar dalam memperoleh layanan publik, perlindungan hukum, serta akses terhadap berbagai program pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Nakes Bone : Belasan Tahun Mengabdi Masa Jadi Sukarela Abadi

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Disdukcapil dan TP PKK yang terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan tuntas. Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat serta optimalisasi peran dasawisma, camat, lurah, dan kepala desa dalam menyukseskan program ini.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Disdukcapil Kabupaten Soppeng dan TP PKK Kabupaten Soppeng, pengukuhan Duta KISAK Kabupaten Soppeng, serta penyerahan simbolis dokumen administrasi kependudukan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ketua Tim Pokja I TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Nurhayati Azis, dan Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala SKPD Kabupaten Soppeng, para camat se-Kabupaten Soppeng, pengurus TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Chandra Kirana Kabupaten Soppeng beserta anggota, serta para Ketua TP PKK Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Soppeng.

Berita Terkait

Penganiayaan Warga di Desa Paccing Berujung Penahanan, Lima Warga Bone Mendekam di Rutan Polres
Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta
Fakta Tersurat: Makin Kecil Luasan, Harga Sewa Bulog Justru Mahal! Selisihnya Capai 46 Persen
EKSPOS: BUKAN CUMA SETDA! CV ALFIN KUASAI JUGA PENGADAAN SETWAN DAN BPKAD, SIAPA PELINDUNGNYA?
Lindungi Pulau Sembilan, Sinjai Terapkan Konservasi Berbasis Data
BRI Cabang Sengkang Gelar Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026
Polisi Dalami Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Warga Desa Bainang
Dominasi Rp 6 Miliar di Sekda Bone: Boleh Secara Hukum, Tapi Ada Potensi Pelanggaran Hingga Korupsi

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WITA

Penganiayaan Warga di Desa Paccing Berujung Penahanan, Lima Warga Bone Mendekam di Rutan Polres

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:42 WITA

Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:12 WITA

Fakta Tersurat: Makin Kecil Luasan, Harga Sewa Bulog Justru Mahal! Selisihnya Capai 46 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:45 WITA

EKSPOS: BUKAN CUMA SETDA! CV ALFIN KUASAI JUGA PENGADAAN SETWAN DAN BPKAD, SIAPA PELINDUNGNYA?

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:15 WITA

Lindungi Pulau Sembilan, Sinjai Terapkan Konservasi Berbasis Data

Berita Terbaru