Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bone, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM, — Banjir besar melanda dua kecamatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (8/5/2026) dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama hampir 10 jam nonstop, mulai Kamis malam hingga Jumat pagi.

Dua wilayah yang terdampak cukup parah yakni Kecamatan Tanete Riattang dan Kecamatan Tanete Riattang Timur. Tingginya intensitas hujan menyebabkan air meluap dan merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian bervariasi antara 50 sentimeter hingga mencapai 2 meter, terutama di kawasan pesisir dan dataran rendah.

Baca Juga:  Tim Sar Gabungan Sisir Sungai Cari Korban Yang Dilaporkan Hanyut Terbawa Arus

Selain merendam permukiman, banjir juga mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total. Sejumlah akses jalan penghubung antarwilayah tergenang sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan memicu kemacetan di beberapa titik.

Kondisi banjir yang datang secara cepat membuat banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka, termasuk kendaraan roda dua dan perabot rumah tangga.

“Air naik sangat cepat sekitar tengah malam. Kami panik karena barang-barang belum sempat diamankan, termasuk motor,” ujar Mellong, salah seorang warga terdampak banjir.

Tim SAR gabungan bersama Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, SAR Brimob, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah menggunakan perahu karet.

Baca Juga:  OMC Pangkas Risiko Cuaca hingga 30 Persen, Evakuasi Korban ATR 42-500 Diupayakan Lewat Helikopter

Kasi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan hingga Jumat pagi pihaknya telah mengevakuasi sebanyak 69 warga terdampak banjir.

“Mayoritas warga yang dievakuasi merupakan lansia, perempuan dan anak-anak. Sebagian warga lainnya juga melakukan evakuasi mandiri dengan bantuan masyarakat setempat,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat banjir. Korban diketahui bernama Naima (80), seorang lansia, serta Muhammad Arsyad (5), bocah yang diduga terseret arus saat banjir melanda kawasan permukiman warga.

Baca Juga:  Diduga Mabuk, Oknum Polisi Hajar Warga Hingga Babak Belur

Petugas hingga kini masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah dan warga terdampak, sekaligus memantau kondisi cuaca guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.

Pemerintah dan tim gabungan mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir agar tetap waspada dan segera mengungsi ke lokasi aman jika debit air kembali mengalami kenaikan. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Bupati Bone Resmikan Jembatan Alekale, Akses Warga Bengo Kini Lebih Mudah
Kurang dari 24 Jam, Lansia Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat di Semak-semak Dalam Kondisi Lemas
Seorang Nenek di Desa Arasoe Bone Dilaporkan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian
Petani Bone Geram! Pupuk Dibayar Sejak 2025, 2026 Tak Kunjung Datang
Operasi Lalu Lintas di Bone Berbuah Penemuan Motor Curian, 1 Pelaku Diamankan
Satu Lagi Pelaku Penyerangan Kios Stiker di Bone Diamankan Resmob Polres Bone
Bupati Bone Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif
3 Hari Pencarian, Nelayan Tenggelam di Perairan Palette Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:38 WITA

Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bone, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:35 WITA

Bupati Bone Resmikan Jembatan Alekale, Akses Warga Bengo Kini Lebih Mudah

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:31 WITA

Kurang dari 24 Jam, Lansia Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat di Semak-semak Dalam Kondisi Lemas

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:19 WITA

Seorang Nenek di Desa Arasoe Bone Dilaporkan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:56 WITA

Petani Bone Geram! Pupuk Dibayar Sejak 2025, 2026 Tak Kunjung Datang

Berita Terbaru

News

Banjir Rendam Bone, 2 Meninggal & 69 Warga Dievakuasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:45 WITA

News

Sambut Kajari Baru, Bupati Harap Sinergi Makin Solid

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:28 WITA