TP PKK Sulsel Genjot Program KISAK 2026, Kepemilikan KIA Jadi Fokus

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,–  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sulsel terus memperkuat pelaksanaan Program Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan serta memastikan masyarakat memiliki identitas hukum yang lengkap dan sah.

Program KISAK menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pemenuhan hak identitas hukum masyarakat, khususnya anak-anak, melalui kepemilikan dokumen administrasi kependudukan yang lengkap. Dokumen administrasi kependudukan dinilai menjadi fondasi penting dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga berbagai pelayanan publik lainnya.

Pada tahun 2025, Sosialisasi KISAK telah dilaksanakan di 10 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Berdasarkan Data Pelayanan KISAK Tahun 2025, capaian layanan administrasi kependudukan di wilayah tersebut menunjukkan hasil tinggi, khususnya untuk kepemilikan Akta Kelahiran dan KTP elektronik (KTP-el).

Hampir seluruh daerah berada di sekitar maupun melampaui target capaian sebesar 97 persen untuk kepemilikan Akta Kelahiran dan 99,4 persen untuk kepemilikan KTP-el.

Kota Makassar tercatat menjadi kontributor terbesar secara jumlah dengan capaian 98,97 persen untuk kepemilikan Akta Kelahiran dan 96,64 persen untuk kepemilikan KTP-el. Namun demikian, capaian kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) masih menunjukkan variasi dan di sejumlah daerah masih berada di bawah target sebesar 60 persen.

Baca Juga:  Dukungan Pemda Bone Wujudkan Provinsi Sulsel Ramah Investasi

Beberapa daerah seperti Kabupaten Maros dengan capaian 40,01 persen, Kabupaten Luwu sebesar 39,20 persen, dan Kabupaten Jeneponto sebesar 40,83 persen masih memerlukan penguatan dalam peningkatan kepemilikan KIA. Sementara itu, Kabupaten Wajo dengan capaian 70,39 persen dan Kota Makassar sebesar 78,46 persen telah melampaui target yang ditetapkan.

Secara umum, indikator kepemilikan KIA masih menjadi tantangan utama dibandingkan layanan administrasi kependudukan lainnya. Karena itu, pada tahun 2026 TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Disdukcapil Sulsel kembali menargetkan pelaksanaan Sosialisasi KISAK di 10 kabupaten/kota tambahan guna memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat.

Program KISAK juga diarahkan untuk memperkuat literasi administrasi kependudukan hingga tingkat keluarga melalui keterlibatan kader PKK di daerah.

Hingga saat ini, kegiatan Sosialisasi KISAK telah dilaksanakan di 14 kabupaten/kota dari total 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Pengukuhan Korpri Bantaeng, Sekda Sulsel Tekankan Profesionalisme ASN

Pada pelaksanaan perdana Program KISAK Tahun 2026, kegiatan telah dilaksanakan di tiga daerah, yakni Kota Parepare, Kabupaten Kepulauan Selayar, dan Kabupaten Soppeng. Evaluasi awal menunjukkan program tersebut mulai memberikan dampak terhadap peningkatan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan di sejumlah daerah.

Di Kota Parepare, capaian kepemilikan Akta Kelahiran meningkat dari 99,97 persen menjadi 100 persen, kepemilikan KIA meningkat dari 93,73 persen menjadi 94,61 persen, dan KTP-el meningkat dari 99,41 persen menjadi 99,64 persen.

Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Selayar mengalami peningkatan capaian Akta Kelahiran dari 94,92 persen menjadi 95,27 persen, kepemilikan KIA dari 53,82 persen menjadi 54,79 persen, serta KTP-el dari 93,37 persen menjadi 93,82 persen.

Adapun Kabupaten Soppeng juga menunjukkan peningkatan capaian, yakni Akta Kelahiran dari 99,61 persen menjadi 99,63 persen, kepemilikan KIA dari 74,21 persen menjadi 75,82 persen, dan KTP-el dari 98,74 persen menjadi 99,06 persen.

Capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan Program KISAK mulai memberikan dampak positif secara langsung terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam melengkapi dokumen administrasi kependudukan.

Baca Juga:  Ramadan Leadership Camp, Wamenhan Tekankan Persatuan sebagai Modal Pertahanan Negara

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Disdukcapil Sulsel bersama TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan juga telah menyusun Buku Saku KISAK yang diperuntukkan bagi Duta KISAK, kader PKK, dan masyarakat umum.

Buku saku tersebut memuat informasi mengenai alur pengurusan dokumen administrasi kependudukan serta edukasi terkait pentingnya dokumen kependudukan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi kependudukan sebagai dasar memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pelayanan publik lainnya.

Pemprov Sulsel menilai keterlibatan keluarga, pemerintah daerah, dan kader PKK menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan secara berkelanjutan, terutama dalam mendukung akses layanan dasar masyarakat secara lebih cepat dan tepat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor agar masyarakat Sulawesi Selatan semakin tertib administrasi, terdata, dan memiliki identitas hukum yang sah.(*)

Berita Terkait

Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Gubernur Andi Sudirman Telah Distribusikan 403.000 Liter Air Bersih untuk 4.936 KK di Makassar
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Lima Pulau Sulsel, BI Siapkan Rp25 Miliar
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Hadirkan 40 Rumah Layak Huni di Takalar
Pemprov Sulsel Percantik Ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili, Marka Putih dan Bahu Hijau
Perdana Pimpin Pertemuan DWP Sulsel, Andi Hikmawati Dorong Pengurus Lebih Profesional
Wagub Sulsel Dukung Sosialisasi Terapi Hiperbarik kepada Masyarakat
Terima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI, Gubernur Sulsel Perjuangkan Penguatan UMKM

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WITA

Gubernur Andi Sudirman Telah Distribusikan 403.000 Liter Air Bersih untuk 4.936 KK di Makassar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:58 WITA

Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Lima Pulau Sulsel, BI Siapkan Rp25 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Hadirkan 40 Rumah Layak Huni di Takalar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Pemprov Sulsel Percantik Ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili, Marka Putih dan Bahu Hijau

Berita Terbaru