Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,–  Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan Ground Breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, unsur Tripika Kecamatan Bengo, serta sejumlah tamu undangan.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel telah melakukan Ground Breaking Paket 4 Multiyears Project yang dilakukan di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara pada Senin (27/4/2026) lalu. Di mana, paket 4 yang meliputi Regional Luwu dan Toraja.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan bahwa rehabilitasi DI Bengo merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur pengairan.
“Bismillah, hari ini bersama Bupati Bone, Bapak Andi Asman Sulaiman, kami melakukan Ground Breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi Bengo, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone,” ujar Andi Sudirman saat peletakan batu pertama Rehabilitasi DI Bengo.
Ia menjelaskan, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari Paket 2 Multi Years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi yang mencakup Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo dengan total anggaran mencapai Rp268,9 miliar.
Khusus untuk Kabupaten Bone, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp118 miliar guna merehabilitasi delapan daerah irigasi, yakni DI Unyi, DI Lanca, DI Jaling, DI Salomekko, DI Waru-Waru, DI Bengo, DI Selli Coppobulu, dan DI Lalengrie.
Menurut Andi Sudirman, jaringan irigasi tersebut tersebut telah dibangun sejak era kolonial dan kini mengalami penurunan fungsi akibat banyaknya kebocoran pada saluran utama. Kondisi itu menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian tidak lagi optimal.
“Karena itu, perbaikan difokuskan pada saluran utama agar suplai air ke lahan pertanian dapat lebih maksimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Khusus DI Bengo, rehabilitasi yang dilakukan nantinya akan mendukung pengairan sekitar 2.600 hektare lahan sawah yang selama ini menjadi salah satu penopang produksi pertanian masyarakat di Kabupaten Bone.
Ia berharap proyek rehabilitasi tersebut dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat langsung bagi para petani.
“Semoga rehabilitasi ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Selatan,” tutupnya. (*)

Baca Juga:  Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC

Berita Terkait

Di Tengah Keluhan Nelayan, Solar Subsidi Bone Diduga Mengalir ke Morowali, Siapa di Baliknya?
Prajurit Yonarmed 21/Kawali Terjun Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo
Beramal FC Melaju ke Semifinal, Edy Optimistis Bone Raih Gelar Juara
Anak Anggota DPRD Bone Ikut Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkotika
Polsek Bengo Sambangi Korban Kebakaran dan Serahkan Bantuan Sembako
Pertama Kali Digelar, Maulid Nabi MTsN 3 Bone Berlangsung di Ekowisata Hutan Pinus Bulu Tanah
Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:58 WITA

Prajurit Yonarmed 21/Kawali Terjun Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo

Sabtu, 19 September 2026 - 17:27 WITA

Beramal FC Melaju ke Semifinal, Edy Optimistis Bone Raih Gelar Juara

Sabtu, 19 September 2026 - 14:42 WITA

Anak Anggota DPRD Bone Ikut Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkotika

Sabtu, 19 September 2026 - 11:50 WITA

Polsek Bengo Sambangi Korban Kebakaran dan Serahkan Bantuan Sembako

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WITA

Pertama Kali Digelar, Maulid Nabi MTsN 3 Bone Berlangsung di Ekowisata Hutan Pinus Bulu Tanah

Berita Terbaru