Warga Wajo Keluhkan LPG 3 Kg Sulit Didapat, Polres Siap Turun Selidiki

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul.

Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul.

WAJO.BONEKU.COM, – Kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon mulai dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Dalam beberapa bulan terakhir, warga mengaku semakin sulit mendapatkan LPG bersubsidi, sementara harganya di tingkat pengecer terus mengalami kenaikan.

Sejumlah warga menyebut harga gas melon kini mencapai Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung, padahal sebelumnya masih berkisar Rp20.000 hingga Rp21.000 per tabung.

“Tabung gas melon sekarang sangat sulit kami dapatkan. Kalaupun ada, harganya sudah terlalu tinggi,” ujar Andi Alamsyah, warga Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Kamis (16/7/2026). Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Wajo Respons Keluhan Warga, Drainase Depan RSUD Lamaddukelleng Masuk Prioritas 2026

Menurut warga, kondisi tersebut sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang mengandalkan LPG subsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Wajo, khususnya melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindagkop), bersama aparat penegak hukum dari Polres Wajo segera turun tangan untuk menelusuri penyebab kelangkaan tersebut.

Warga juga meminta pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Di tengah kelangkaan tersebut, beredar informasi di masyarakat mengenai dugaan adanya penyelundupan tabung gas melon ke luar daerah, termasuk ke Morowali, Sulawesi Tengah, karena harga jual di daerah tersebut disebut jauh lebih tinggi. Namun, hingga saat ini informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026

Menanggapi keluhan masyarakat, Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Terkait adanya keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan tabung gas melon serta tingginya harga di pasaran, kami akan melakukan langkah-langkah penyelidikan dan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi di distributor maupun agen LPG yang ada di wilayah Kabupaten Wajo,” kata Iptu Fahrul kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:  Polres Bone Ungkap Kasus Pelarian Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap di Wajo

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Diskoperindagkop Kabupaten Wajo belum memberikan tanggapan. Upaya wartawan untuk meminta konfirmasi kepada instansi tersebut masih belum membuahkan hasil.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama Pertamina dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk memastikan pasokan LPG subsidi kembali normal, harga sesuai ketentuan, serta menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam proses distribusi. (*)

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Pembahasannya
Kejari Wajo Musnahkan Barang Rampasan dari 37 Perkara, 1,24 Kilogram Sabu Ikut Dihancurkan
Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil
Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026
HIPSI Wajo Dukung KPK Hentikan Praktik “Ketua Kelas” Proyek
Bisnis Rokok Ilegal Subur di Wajo, SMSI Desak Razia Gabungan
Edukasi Kebencanaan di Wajo, Masyarakat Diajak Pahami Langkah Aman Saat Gempa
Atasi Persoalan Sampah, DLH Wajo Gaungkan Gerakan Pilah, Olah dan Tanami Pekarangan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Pembahasannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Kejari Wajo Musnahkan Barang Rampasan dari 37 Perkara, 1,24 Kilogram Sabu Ikut Dihancurkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35 WITA

HIPSI Wajo Dukung KPK Hentikan Praktik “Ketua Kelas” Proyek

Berita Terbaru