KKS x DIGIFEST 2026 Hadirkan 100 UMKM, Pemprov Sulsel Perluas Peluang Pasar Wastra Lokal

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM, — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman membuka Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) x South Sulawesi Digital Festival (DIGIFEST) 2026 bertajuk Wastra Heritage Market di Atrium Mall Ratu Indah, Makassar, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 tersebut menghadirkan sekitar 63 UMKM wastra, tekstil, dan kriya binaan Bank Indonesia serta Dekranasda Sulsel. Selain itu, sebanyak 37 UMKM produk makanan turut berpartisipasi.

Pembukaan ditandai dengan penggunaan kain wastra oleh Jufri bersama sejumlah undangan, di antaranya Anggota DPR RI Komisi XIII, Meity Rahmatia, Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, perwakilan LPS, OJK, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulsel.

Jufri mengapresiasi Bank Indonesia dan berbagai pihak yang terus mendorong pengembangan wastra serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM di Sulawesi Selatan.

Menurut dia, semakin luasnya penggunaan wastra menjadi peluang bagi pengembangan produk lokal. Namun, pelestarian wastra tidak cukup hanya dengan meningkatkan penggunaannya, melainkan perlu diikuti upaya menjaga kualitas, inovasi, dan daya saing.

Baca Juga:  Digitalisasi Pengadaan Dorong Efisiensi Anggaran dan Perkuat UMKM di Sulsel

“Penggunaan saja bukanlah jaminan akan kelestariannya. Oleh karena itu, harus ada ikhtiar, kerja keras, dan kerja cerdas untuk terus mengembangkan serta meningkatkan keterlibatan semua pihak,” kata Jufri.

Ia mengatakan, Pemprov Sulsel mendukung pengembangan sektor wastra melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM, termasuk mendorong kemudahan akses pembiayaan.

Menurut Jufri, Wastra Heritage Market juga menjadi ruang untuk memperkenalkan produk lokal Sulawesi Selatan kepada pasar yang lebih luas.

“Ini kesempatan kita untuk meningkatkan derajat wastra Sulawesi Selatan dengan bersama-sama menggunakannya, termasuk pada berbagai kegiatan resmi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Jufri juga mengajak masyarakat memberikan ruang yang lebih luas bagi penggunaan wastra dalam aktivitas sehari-hari, tidak terbatas pada kegiatan formal.

“Di sini kita bisa menyaksikan produk-produk berkualitas. Ini kesempatan kita untuk meningkatkan derajat wastra Sulawesi Selatan dengan menggunakannya tidak hanya pada acara resmi, tetapi juga di berbagai kegiatan. Ayo kita semarakkan Wastra Heritage Market ini,” katanya.

Baca Juga:  Apel Siaga Sat Brimob Polda Sulsel, Berikut Atensi Dansat Brimob

Ia berharap meningkatnya apresiasi terhadap wastra lokal dapat ikut menggerakkan industri kreatif sekaligus memperkuat identitas budaya Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, sektor ekonomi kreatif seperti fesyen dan kuliner memiliki peran penting dalam perekonomian. Ia menyebut kontribusinya berada di kisaran tujuh persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Menurut Rizki, potensi tersebut menjadi salah satu alasan Bank Indonesia bersama Pemprov Sulsel dan pemangku kepentingan lainnya terus mendorong pengembangan ekosistem wastra.

“Tidak hanya juara di Sulawesi Selatan, tetapi harus secara nasional. Kalau perlu kita promosikan ke luar negeri,” kata Rizki.

Ia menilai karya desainer Sulawesi Selatan memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain, bahkan memiliki peluang untuk menjangkau pasar internasional.

Rizki mencontohkan, pada tahun sebelumnya salah satu desainer asal Sulawesi Selatan mendapat kesempatan memperkenalkan karyanya di Turki. Produk dari Sulawesi Selatan juga akan kembali ditampilkan dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI).

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Pelaku Usaha dan UMKM

“Desainer-desainer kita tidak kalah bagusnya dengan yang ada di nasional maupun internasional. Bahkan nanti di Karya Kreatif Indonesia, kita juga akan tampilkan karya dari Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Bank Indonesia, lanjut Rizki, setiap tahun membina sekitar 75 UMKM melalui berbagai program pengembangan. Program tersebut tidak hanya menyasar UMKM secara umum, tetapi juga mencakup pengembangan petani, pelaku ekspor, hingga pesantren.

“Kita selalu berinovasi bagaimana meningkatkan UMKM agar naik kelas, sementara pesantrennya agar mandiri,” katanya.

KKS x DIGIFEST 2026 merupakan kegiatan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang tahun ini berkolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) serta Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 (*)

Berita Terkait

Sulsel Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Penyaluran KUR Tembus Rp16,83 Triliun
Jelang Penilaian Ombudsman, Sekda Sulsel Minta OPD Perkuat Pelayanan Publik
Gubernur Sulsel Sambut Asesor UNESCO, Optimistis Maros Pangkep Pertahankan Status Global Geopark
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Ajak Orang Tua Dukung Anak Aktif Berpramuka Bangun Karakter Sejak Dini
Pemprov Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Gunakan Bajubodo untuk Pengadaan Produk UMKM
Komisi X DPR RI Serap Aspirasi di Sulsel, Fatmawati Rusdi Tekankan Pelestarian dan Revitalisasi Situs-situs Kebudayaan
Pembangunan Ruas Jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah Dimulai, Bupati Maros dan Camat Sampaikan Apresiasi Mewakili Warga
Pemprov Sulsel dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Ekspor melalui Program REWAKO, Onstar Pop Farm Kirim Kemiri ke Jeddah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:36 WITA

KKS x DIGIFEST 2026 Hadirkan 100 UMKM, Pemprov Sulsel Perluas Peluang Pasar Wastra Lokal

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:34 WITA

Sulsel Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Penyaluran KUR Tembus Rp16,83 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:53 WITA

Jelang Penilaian Ombudsman, Sekda Sulsel Minta OPD Perkuat Pelayanan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:31 WITA

Gubernur Sulsel Sambut Asesor UNESCO, Optimistis Maros Pangkep Pertahankan Status Global Geopark

Senin, 27 Juli 2026 - 07:13 WITA

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Ajak Orang Tua Dukung Anak Aktif Berpramuka Bangun Karakter Sejak Dini

Berita Terbaru