Sulsel Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Penyaluran KUR Tembus Rp16,83 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,–  Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman memaparkan kinerja perekonomian dan perkembangan akses pembiayaan di Sulsel dalam Virtual Assessment Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2026, Selasa (28/7/2026).

Dalam pemaparannya, Jufri menjelaskan perkembangan ekonomi Sulsel, kinerja sektor perbankan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga program perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

Ekonomi Sulsel pada triwulan I 2026 tumbuh 6,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.

Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian turut memberikan andil terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel. Sementara itu, PDRB per kapita Sulsel pada 2025 tercatat sebesar Rp78,75 juta dan gini ratio berada pada level 0,35.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Ajak SMPN 2 Barebbo Pembentukan PKS

Menurut Jufri, perkembangan tersebut menunjukkan kinerja perekonomian Sulsel yang positif. PDRB per kapita mengalami peningkatan, sementara gini ratio menunjukkan penurunan.

“Pertumbuhan ekonomi Sulsel berada diatas Nasional. PDRB juga setiap tahun meningkat, gini ratio menurun,” sebutnya.

Kinerja positif juga terlihat pada sektor perbankan. Hingga Desember 2025, total aset perbankan di Sulsel tercatat Rp214,32 triliun atau tumbuh 5,33 persen yoy.

Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp146,61 triliun atau tumbuh 9,74 persen, sedangkan penyaluran kredit mencapai Rp172,92 triliun atau tumbuh 5,26 persen.

Sementara itu, penyaluran KUR di Sulsel hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp16,83 triliun kepada 283.989 debitur. Realisasi tersebut mencapai 98,54 persen dari target penyaluran KUR 2025 sebesar Rp17,08 triliun.

Baca Juga:  Sulsel Masuk 6 Besar Nasional, Ekonomi Tumbuh dan Lapangan Kerja Bertambah

Sektor pertanian menjadi penerima KUR terbesar dengan nilai sekitar Rp8,46 triliun atau 50,26 persen dari total penyaluran.

Jufri menjelaskan, perluasan akses pembiayaan menjadi salah satu fokus TPAKD Sulsel melalui pilar proteksi dan permodalan.

Salah satunya melalui program PHINISI yang diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan formal, khususnya bagi UMKM, pedagang, petani, dan nelayan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap rentenir.

Program PHINISI mencatat total plafon sebesar Rp31,38 triliun atau 111,84 persen dari target, dengan 958.923 rekening atau mencapai 110,61 persen dari target.

TPAKD Sulsel juga mengembangkan klasterisasi UMKM melalui ekosistem pembiayaan dari hulu hingga hilir. Sepanjang 2025, program tersebut mencatat 1.611 klaster dengan 22.275 debitur dan total plafon kredit Rp644,46 miliar.

Baca Juga:  Pimpin Apel Pagi, Kasubbagrenmin Kompol Nursiah : Semoga 2024 Kita Menjadi Lebih Baik Lagi

Menurut Jufri, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya TPAKD Sulsel memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi produktif di daerah.

TPAKD merupakan forum koordinasi antarlembaga yang dibentuk untuk mendorong percepatan akses keuangan di daerah. Forum ini melibatkan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, instansi vertikal, industri jasa keuangan, akademisi, asosiasi pengusaha, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

TPAKD Provinsi Sulsel sebelumnya meraih penghargaan Pelaksana Program TPAKD Terbaik pada TPAKD Award 2025. (*)

Berita Terkait

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring
Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah
Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi
Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM
Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator
BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis
Wagub Fatmawati Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini di Temu Akbar Guru Sekolah Minggu Gereja Toraja
Listrik Padam Bergilir di Sejumlah Wilayah Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Turun Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:25 WITA

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring

Jumat, 11 September 2026 - 23:22 WITA

Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah

Jumat, 11 September 2026 - 16:03 WITA

Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi

Jumat, 11 September 2026 - 11:00 WITA

Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM

Kamis, 10 September 2026 - 21:07 WITA

Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator

Berita Terbaru