Jalan Tamalanrea Raya Mulai Diperbaiki, Pemprov Sulsel Siapkan Aspal Sepanjang 6,27 Kilometer

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM, – Perbaikan ruas Jalan Tamalanrea Raya, Kota Makassar kini sudah dimulai. Penanganan ini merupakan bagian dari program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

“Untuk ruas Jalan Tamalanrea Raya ini pekerjaannya pengaspalan,” ucap Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, Andi Ihsan kepada awak media, Senin (10/8/2026).

​Dijelaskan, Jalan Tamalanrea Raya merupakan salah satu ruas dengan aktivitas kendaraan cukup tinggi. Malah, sebelumnya sejumlah bagian jalan ini menggunakan paving block. Untuk itu, penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Tamalanrea.

Baca Juga:  Akhirnya, Jalan Poros Bone-Maros Sudah Bisa Dilewati

“Melalui program MYP Pemprov Sulsel, ruas ini ditangani dengan konstruksi aspal untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan pengguna jalan,” paparnya.

Pengerjaan ruas jalan ini masuk dalam Paket 6, yakni Parang Loe – Tamalanrea Raya – Batas Kabupaten Maros. Total panjang jalan yang ditangani ini mencapai 6,27 Kilometer.

Andi Ihsan menegaskan, penanganan jalan dalam program MYP tidak menggunakan satu metode konstruksi yang sama. Setiap ruas ditangani berdasarkan tingkat kerusakan dan kondisi teknis di lapangan.

Baca Juga:  Lima Hari Perhelatan Dekranas di Makassar, Tinggalkan Dampak Ekonomi Besar bagi Sulsel

Dalam Paket 6 misalnya, terdapat beberapa jenis pekerjaan. Mulai dari pengaspalan, konstruksi beton kaku (rigid pavement), hingga rekonstruksi atau reconstruction lapisan perkerasan jalan.

“Semua ruas kita ditangani sesuai kondisi. Kalau tidak terlalu rusak berat dilakukan rekon. Kalau aspalnya masih bisa dipertahankan, kita pertahankan,” ulasnya.

Menurut dia, konstruksi beton hanya diterapkan pada bagian jalan tertentu yang membutuhkan penanganan khusus. Sementara ruas jalan dengan kondisi masih memungkinkan dipertahankan akan ditangani dengan metode aspal atau beton.

Baca Juga:  Fatmawati Rusdi Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Sulsel 2025 kepada DPRD

“Jadi tidak semua diaspal dan tidak semua menggunakan beton rigid. Semuanya disesuaikan dengan kondisi jalan,” demikian Andi Ihsan. (*) 

Berita Terkait

Jadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65, Andi Sudirman Tekankan Pentingnya Integritas dan Kemandirian
Perkuat Mitigasi Kekeringan, Gubernur Sulsel Siapkan Bantuan Pompa Air dan Sumur Bor untuk Wilayah Petanian
Dampingi Mensos, Gubernur Sulsel Optimistis Sekolah Rakyat Cetak Generasi Berakhlak dan Berdaya Saing
Sekjen APDESI Apresiasi Program MYP Pemprov Sulsel, Sebut Berdampak Nyata bagi Desa
49 Ruas Jalan Program MYP Pemprov Sulsel Dalam Tahap Pengerjaan
Satu Komando! Riswan Rusandy Temui Bambang Haryadi, Satria Bone Siap Menangkan Gerindra
Audiens Bersama Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel: PSEL Mamminasata Temui Titik Terang, Siap Masuk Tahap Lelang Ulang
Dua Ranperda Strategis Disiapkan untuk Memperkuat Fiskal Daerah dan Layanan Penjaminan UMKM

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:12 WITA

Jalan Tamalanrea Raya Mulai Diperbaiki, Pemprov Sulsel Siapkan Aspal Sepanjang 6,27 Kilometer

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:19 WITA

Jadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65, Andi Sudirman Tekankan Pentingnya Integritas dan Kemandirian

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Perkuat Mitigasi Kekeringan, Gubernur Sulsel Siapkan Bantuan Pompa Air dan Sumur Bor untuk Wilayah Petanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Dampingi Mensos, Gubernur Sulsel Optimistis Sekolah Rakyat Cetak Generasi Berakhlak dan Berdaya Saing

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:34 WITA

Sekjen APDESI Apresiasi Program MYP Pemprov Sulsel, Sebut Berdampak Nyata bagi Desa

Berita Terbaru