Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Sat Intelkam Polres Bone saat mengecek kondisi salah satu korban di RSUD Bone.Kamis malam, 22/10/2026.

Personil Sat Intelkam Polres Bone saat mengecek kondisi salah satu korban di RSUD Bone.Kamis malam, 22/10/2026.

BONE, BONEKU.COM – Pertikaian yang diduga berawal dari kesalahpahaman saat siaran langsung (live) di TikTok berujung aksi saling serang menggunakan senjata tajam di wilayah Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada kamis malam, 22/10/2026.

Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit umum tenriawaru bone.

Kedua korban diketahui bernama Miftahul Khair alias Erin (28) dan Sandi. Keduanya mengalami luka akibat senjata tajam jenis tombak dan parang dalam insiden tersebut.

Erin mengalami luka tusuk pada bagian dada kiri serta luka gores pada pipi kiri, leher, dan punggung. Sementara itu, Sandi mengalami luka terbuka pada jari kelingking tangan kanannya yang nyaris putus akibat sabetan parang.

Baca Juga:  Bappeda melakukan pendatanaganan Kinerja, Ini Dilakukan Bappeda Bone

Berdasarkan keterangan Sandi, insiden tersebut bermula ketika Erin sedang melakukan siaran langsung di TikTok. Dalam siaran itu, Erin diduga terlibat berselisih paham dengan seorang pria bernama Arnol.

Perselisihan tersebut kemudian berlanjut hingga Arnol bersama saudaranya, Ardian, berniat mendatangi Erin. Namun, sebelum sampai di tujuan, mereka bertemu dengan Erin di tengah jalan.

Sandi mengaku mendapat informasi bahwa Arnol hendak menemui Erin. Karena Arnol merupakan sepupunya, Sandi kemudian menyusul untuk membantu.

“ Saat mereka bertemu, mereka langsung saling serang. Erin terkena tombak oleh Arnol. Saya juga mau membantu Arnol, tetapi Erin menyerang saya lebih dahulu dan memarangi saya sehingga tangan saya terluka,” jelas Sandi.

Baca Juga:  Aksi Pencurian Gabah di Bone Terekam Jelas Kamera CCTV

Akibat kejadian tersebut, Erin dan Sandi mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, personel Sat Intelkam dan Resmob Polres Bone bersama personel opsnal Polsek Tanete Riattang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian mengamankan Arnol dan Ardian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ditemui di SPKT Polres Bone, Arnol mengakui keterlibatannya dalam insiden tersebut. Ia menjelaskan, perselisihan bermula dari siaran langsung TikTok yang berujung pada kesepakatan untuk bertemu.

Menurut Arnol, persoalan itu terjadi akibat kesalahpahaman mengenai nama yang disebut dalam siaran langsung tersebut.

Baca Juga:  BP2MI Sosialisasi Perlindungan PMI di Bone

“Dia salah paham, Pak. Karena Arnol yang dimaksud dalam live itu bukan saya, melainkan orang lain. Namun, justru saya yang didatangi,” ungkapnya.

Arnol juga mengklaim bahwa Erin diduga membawa senjata tajam. Sementara itu, menurut pengakuannya, ia dan Sandi membawa tombak.

Hingga kini, Arnol dan Ardian telah diamankan di Mapolres Bone bersama dua tombak yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kronologi lengkap, termasuk penyebab pertikaian, peran masing-masing pihak, serta penggunaan senjata tajam dalam insiden yang menyebabkan dua orang mengalami luka-luka tersebut. (*)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Sulsel Ikuti Rapat Tata Kelola Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Pendaftaran Bhayangkara CUP III Grasstrack dan Motocross Dibuka
Polisi Amankan 9 Orang Pelaku Narkoba di Bone, 7 Ditetapkan Tersangka. 2 Orang Masih Pemeriksaan
Persiapan Bhayangkara CUP III Motocross Terus Dimantapkan, Panitia Bekerja Hingga Malam
10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok
Diduga Aniaya Perempuan 16 Tahun, Pria di Bone Diamankan Opsnal Polsek Tanete Riattang
Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain
Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis, Deretan Gunung di Bone Kembali Terlihat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:15 WITA

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Sulsel Ikuti Rapat Tata Kelola Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:13 WITA

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Pendaftaran Bhayangkara CUP III Grasstrack dan Motocross Dibuka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Polisi Amankan 9 Orang Pelaku Narkoba di Bone, 7 Ditetapkan Tersangka. 2 Orang Masih Pemeriksaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:54 WITA

Persiapan Bhayangkara CUP III Motocross Terus Dimantapkan, Panitia Bekerja Hingga Malam

Berita Terbaru