Kebakaran Lahan Tebu PT SGN di Bone, Petugas Damkar Berjibaku Dua Jam Padamkan Api

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM, — Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kali ini, api membakar area perkebunan tebu milik PT SGN di Desa Tanete Harapan, Kecamatan Cina, Senin sore.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik lantaran lokasi lahan yang terbakar berada tidak jauh dari permukiman dan area pemakaman warga.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Kobaran api terlihat membakar lahan perkebunan dan dikhawatirkan meluas ke area di sekitarnya.

Baca Juga:  Dalam Sehari, 2 Musibah Kebakaran Terjadi di Bone

“Sekitar pukul 16.00 Wita tadi. Lokasinya tidak jauh dari permukiman warga, tapi mobil pemadam sudah tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman,” ungkap seorang warga.

Mendapat laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran yang berada di Posko Sibulue langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit armada.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke kawasan permukiman maupun area lainnya.

Petugas Damkar harus berjibaku selama kurang lebih dua jam. Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Baca Juga:  Gudang Toyota Bone Terbakar, Damkar Terjunkan 3 Armada

Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Kebakaran di area perkebunan tebu milik PT SGN ini juga bukan merupakan kejadian pertama. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran serupa telah beberapa kali terjadi di kawasan perkebunan tersebut.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran kali ini belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber api dan faktor yang memicu terjadinya kebakaran.

Baca Juga:  Manajer SPBU Cina Angkat Bicara soal Keributan Pelansir BBM, Polisi Pastikan Ada Penanganan

Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian di tengah meningkatnya potensi kebakaran lahan. Pemerintah daerah sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat dan mencegah api meluas ke permukiman maupun fasilitas umum. (*)

Berita Terkait

Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton
Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan
Hilang Saat Melaut, Nelayan 61 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai Walanae Bone
Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026
MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone
Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta
Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan
Terpisah Ribuan Kilometer Tak Jadi Penghalang, Pria Bone dan Perempuan Swedia Berakhir di Pelaminan.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:31 WITA

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta

Berita Terbaru