BONE.BONEKU.COM, — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Kali ini, Baznas Kabupaten Bone menyalurkan bantuan modal usaha produktif kepada 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergolong sebagai mustahik atau penerima zakat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Bone, H. Sainal Abidin, didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Rusmin Igho, serta Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi, H. Ihsan Abdullah.
Program bantuan modal usaha produktif ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.
Dalam arahannya, H. Sainal Abidin mengajak para penerima bantuan untuk senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT melalui perantara Baznas.
Menurutnya, setiap rezeki yang telah ditetapkan Allah SWT tidak akan tertukar. Karena itu, bantuan yang diterima harus disyukuri dan dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Sebagai mustahik, kita patut bersyukur karena mendapat rezeki dari Allah melalui Baznas. Kita harus yakin bahwa rezeki ini tidak akan tertukar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjalankan segala perintah-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya.
“Mari kita lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya,” katanya.
Selain memberikan motivasi spiritual, H. Sainal Abidin menekankan pentingnya kedisiplinan dan kemampuan mengelola keuangan dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha adalah disiplin serta kemampuan mengatur keuangan secara baik. Ia mengingatkan agar uang hasil usaha tidak dicampuradukkan dengan kebutuhan belanja sehari-hari.
“Supaya usaha kita berkembang, ketika ingin sukses kuncinya adalah disiplin serta bagaimana kita bisa me-manage keuangan dengan baik, agar tidak mencampuradukkan uang hasil usaha dengan uang belanja sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap, dengan pengelolaan usaha dan keuangan yang baik, para penerima bantuan dapat meningkatkan skala usaha sehingga pendapatan keluarga juga terus bertambah.
Baznas Kabupaten Bone, kata dia, tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan modal. Sebagai bentuk pendampingan dan evaluasi, Baznas juga akan melakukan pemantauan terhadap perkembangan usaha para penerima manfaat.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat progres usaha para pelaku UMKM setelah menerima bantuan modal produktif sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Dengan adanya pendampingan dan evaluasi tersebut, Baznas berharap para mustahik dapat secara bertahap meningkatkan kemampuan ekonomi hingga mampu mencapai kemandirian.
Program bantuan modal usaha produktif ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan permodalan.
Diharapkan, usaha yang dijalankan para mustahik dapat terus berkembang sehingga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga membuka peluang peningkatan taraf hidup dan kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Baznas Kabupaten Bone, Rusmin Igho, menegaskan bahwa bantuan modal usaha yang diterima para mustahik bukan berasal dari bantuan pribadi maupun perorangan.
Menurutnya, bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas dari masyarakat untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.
Karena itu, ia berharap para penerima bantuan yang usahanya kelak berkembang dapat kembali berbagi kepada masyarakat melalui infak dan sedekah.
“Pada prinsipnya, ini bukan bantuan dari siapa-siapa, melainkan dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan oleh badan amil zakat. Untuk itu, kepada kita semua yang menerima bantuan hari ini diharapkan juga untuk berinfak dan bersedekah, agar masyarakat lain dapat menerima berkah seperti apa yang kita rasakan hari ini,” katanya.
Terpisah, salah seorang penerima bantuan, Hj. Nur, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan Baznas Kabupaten Bone.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu mengembangkan usaha yang dijalankannya sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, semoga dengan bantuan ini usaha saya nantinya bisa semakin berkembang dan mendapat berkah. Terima kasih juga kepada Baznas yang peduli kepada masyarakat seperti kami yang memang membutuhkan bantuan usaha,” ungkapnya.
Melalui program pemberdayaan ekonomi tersebut, Baznas Kabupaten Bone terus berupaya menghadirkan manfaat dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara produktif.
Bantuan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga menjadi jalan bagi para mustahik untuk memperkuat usaha, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan. (*)










