Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Mangkraknya pembangunan situs budaya Bola Soba hingga kini menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Megah Jaya dengan nilai anggaran mencapai Rp10,7 miliar tersebut belum juga rampung, meski telah berjalan cukup lama.

Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan situs kebudayaan yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Bone.

Mandeknya proyek tersebut juga memunculkan tanda tanya besar terkait peran Aparat Penegak Hukum (APH). Hingga saat ini, belum terlihat langkah tegas untuk menindaklanjuti mangkraknya pembangunan yang menggunakan dana publik dalam jumlah besar tersebut.

Baca Juga:  Didesak Massa Hingga Malam, Wabup Bone Akhirnya Temui Demonstran

Ketua Menyusuri Jejak Budaya (MJB), Riswan Rusandy, melontarkan kritik keras terhadap situasi ini. Menurutnya, Bola Soba bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol identitas dan warisan budaya yang seharusnya dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Mangkraknya pembangunan Bola Soba menunjukkan adanya pembiaran yang serius. Pemerintah seakan tidak menempatkan pelestarian budaya sebagai prioritas, padahal anggaran yang digelontorkan sangat besar. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi menyangkut marwah sejarah dan identitas budaya masyarakat Bone,” tegas Riswan.

Baca Juga:  Polres Bone Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Diincar

Ia juga menyoroti sikap APH yang dinilai belum menunjukkan kesungguhan dalam mengawal proyek tersebut secara maksimal.

“Jika proyek senilai Rp10,7 miliar bisa mangkrak tanpa kejelasan, maka wajar publik mempertanyakan fungsi pengawasan dan penegakan hukum. APH seharusnya hadir untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dan potensi kerugian negara,” tambahnya.

MJB mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait agar segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik serta mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan pembangunan Bola Soba. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci utama dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah dalam melestarikan kebudayaan daerah. (*)

Baca Juga:  Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua

Berita Terkait

505 Personel Gabungan Siaga Amankan Porprov Sulsel 2026 di Bone
Pendapatan Nelayan Angkue Bone Anjlok! Dari Rp500 Juta saat Musim Ikan, Kini Hanya Rp28 Juta
Yonarmed 21/Kawali Siapkan 75 Personel Dukung Pengamanan dan Sukseskan Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone
Diduga Dilatari Cemburu, Dua Pria Aniaya Pemuda hingga Terjatuh dari Motor di Bone
Pelaku Narkoba Nekat Kabur ke Plafon Rumah Saat Digerebek, Polisi Temukan 16 Paket Sabu.
Diduga Jadi Arena Sabung Ayam, Lokasi di Desa Suwa Libureng Dibakar Polisi dan TNI
UNCAPI Liburkan Kuliah Tatap Muka, Hampir 1.000 Mahasiswa Dikerahkan Dukung Atlet Bone di PORPROV XVIII
Deadlock! PT Energy Sengkang Tak Buka Data Seismik 2012-2013, FPI Desak Pemda Bone Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:54 WITA

505 Personel Gabungan Siaga Amankan Porprov Sulsel 2026 di Bone

Kamis, 5 November 2026 - 16:45 WITA

Pendapatan Nelayan Angkue Bone Anjlok! Dari Rp500 Juta saat Musim Ikan, Kini Hanya Rp28 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 13:56 WITA

Yonarmed 21/Kawali Siapkan 75 Personel Dukung Pengamanan dan Sukseskan Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone

Kamis, 5 November 2026 - 02:08 WITA

Diduga Dilatari Cemburu, Dua Pria Aniaya Pemuda hingga Terjatuh dari Motor di Bone

Rabu, 4 November 2026 - 14:57 WITA

Pelaku Narkoba Nekat Kabur ke Plafon Rumah Saat Digerebek, Polisi Temukan 16 Paket Sabu.

Berita Terbaru