Terjepit di Tebing Tegak Lurus, 1 Korban Pesawat ATR Ditemukan Tim SAR

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Gunung Bulu Saraung, Minggu19/1/2026.

Suasana Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Gunung Bulu Saraung, Minggu19/1/2026.

MAROS.BONEKU.COM,– Perjuangan panjang Tim SAR gabungan di medan ekstrem Gunung Bulusaraung akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjibaku dengan cuaca dan tebing terjal, satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan pegunungan tersebut berhasil ditemukan, Minggu (18/1/2026) sore.

Jenazah berjenis kelamin pria itu ditemukan sekitar pukul 14.20 WITA, tergeletak di dinding tebing curam di sisi utara puncak Gunung Bulusaraung. Lokasi penemuan berada di titik koordinat 04°54’44” LS dan 119°44’48” BT, tak jauh dari serpihan badan pesawat yang sebelumnya telah teridentifikasi. Kawasan ini diketahui berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Deklarasi Damai Bersama Unsur Forkopimda Hingga Tokoh Masyarakat

Koordinator Pos SAR Bulusaraung mengungkapkan, medan di lokasi penemuan korban sangat ekstrem dan berisiko tinggi. Jenazah ditemukan di dinding tebing batu dengan kemiringan mencapai 90 derajat atau hampir tegak lurus, memperkuat dugaan bahwa sebagian badan pesawat terjepit di tebing vertikal di sekitar puncak gunung.

Kondisi tersebut membuat proses evakuasi menjadi sangat menegangkan. Tim Vertical Rescue Basarnas harus mengerahkan teknik khusus untuk menjangkau korban yang berada di dinding tebing.

Baca Juga:  Kru Kapal MV Heng Sang Kecelakaan Kerja, Basarnas Makassar Gunakan KN Sar Kamajaya 104 Lakukan Evakuasi

“Satu korban sudah ditemukan. Proses evakuasi sangat sulit karena berada di kemiringan 90 derajat,” ungkap Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan dengan metode rappelling, yakni menurunkan personel menggunakan tali dari atas tebing demi menjangkau posisi korban yang nyaris tak terjangkau.

“Tim kami saat ini sedang bekerja melakukan evakuasi dengan cara rappelling menggunakan tali dari atas tebing,” sambungnya.

Setelah berhasil dievakuasi dari dinding tebing batu, jenazah korban akan diturunkan melalui jalur darat yang penuh tantangan. Selanjutnya, korban direncanakan dibawa menuju Posko Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, sebagai akses darat terdekat yang memungkinkan ambulans dan tim medis menjangkau lokasi.

Baca Juga:  Jelang Pesta Pernikahan, 1 Rumah di Bone Hangus Terbakar

Dari Posko Tompobulu, jenazah akan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani proses identifikasi awal oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Sementara itu, Tim SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Proses pencarian dipastikan akan terus dilakukan meski harus menghadapi medan ekstrem dan risiko tinggi demi memastikan seluruh korban dapat ditemukan. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Antrean BBM Mengular, Andi Sudirman Dorong Penambahan Kuota Sulsel
Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring
Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah
Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi
Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM
Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator
BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:46 WITA

Antrean BBM Mengular, Andi Sudirman Dorong Penambahan Kuota Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Sabtu, 12 September 2026 - 00:25 WITA

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring

Jumat, 11 September 2026 - 23:22 WITA

Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah

Jumat, 11 September 2026 - 16:03 WITA

Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi

Berita Terbaru