Ramadhan Leadership Camp Hari Keempat, Prof Jufri: Pelaksanaan Berjalan Lancar, Antusiasme Peserta Tinggi dan Dukungan Kementerian Luar Biasa

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Pelaksanaan Ramadhan Leadership Camp (RLC) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memasuki hari keempat, Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) ini berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, dengan menghadirkan narasumber nasional dan daerah dari berbagai latar belakang.

Pada hari keempat, Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Iwan Herniwan, S.Si., M.P., membawakan materi bertema “Penguatan Peran Pengadaan dalam Arah Kebijakan Pembangunan Nasional (Kapita Selekta PBJP)”. Materi ini menekankan pentingnya Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) sebagai instrumen strategis dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional.

Selain itu, Ajun Komisaris Besar Polisi Jufri, S.I.K., M.M., Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sulsel, memaparkan materi tentang Peran Polri Mendukung Pemerintah Daerah Bersih dan Berintegritas. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mencegah praktik penyimpangan.

Baca Juga:  Ruas Salaonro-Batas Wajo Capai Progres 18,11 Persen, Gubernur Sulsel Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Penguatan integritas juga disampaikan Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Ferizal, S.H., M.Hum., melalui materi “Membangun Integritas, Mengawal Pembangunan, Meraih Keberkahan”. Sementara itu, penguatan spiritual ASN diisi oleh Dr. Mudzakkir M. Arif, Lc., M.A., dengan tema Spiritual Leadership: Beriman kepada Hari Akhir, serta ceramah tarawih oleh Ustadz Lukman bertema Berbakti kepada Orang Tua.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Prof. Muhammad Jufri, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan hingga hari keempat.

“Alhamdulillah, dari sisi pelaksanaan sampai hari keempat ini semua masih berjalan sesuai perencanaan awal,” sebutnya.

Memang ada pemateri yang diharapkan hadir langsung, seperti menteri, tetapi karena tugas khusus dari Presiden, ada yang diwakili wakil menteri, dirjen, atau direktur. “Bagi kami, itu sudah sangat luar biasa,” kata Prof. Jufri.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Telah Alokasikan Rp2,5 Miliar Anggaran Operasional Pencarian ATR42-500

“Mudah-mudahan menjelang penutupan nanti Bapak Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, bisa hadir. Kita juga masih menunggu dari KPK RI. Insya Allah besok (26/2),” lanjutnya.

Ia menyebutkan, antusiasme peserta tetap tinggi dan tidak ada kendala berarti selama kegiatan berlangsung. Panitia juga menyiapkan poliklinik untuk mengantisipasi gangguan kesehatan ringan peserta. Termasuk untuk penanganan tindaklanjut ke rumah sakit.

Salah satu peserta, Andi Tenri Olla dari Dinas Pertanian Sulsel, mengaku memperoleh motivasi dan pencerahan dari materi yang diberikan sejak hari pertama.

“Kami benar-benar mendapatkan materi yang bisa memberikan motivasi dan pencerahan untuk ke depan,” ujarnya.

Peserta lain, Andi Ressi Patarai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, menilai materi pengadaan barang dan jasa sangat relevan dengan tugas OPD.

Baca Juga:  Temu Bhakti Seribu Pilar Sosial Warnai HUT TKSK ke-16 di Makassar

“Kita jadi tahu dari awal prosesnya, mulai perencanaan, pembagian program, pengadaan, pengawasan, sampai dokumen dan pembayaran. Biasanya kita hanya tahu di akhir,” katanya.

Ia juga menilai suasana RLC yang fokus dan kondusif membuat peserta dapat berkonsentrasi penuh. “Seperti orang lagi umrah, karena tidak ada beban. Fokus belajar dan berdiskusi,” ucapnya.

Ansar, Kepala Seksi Laboratorium UPT Laboratorium dan Pelayanan Kesehatan Daerah Sulsel, menyebut materi yang diberikan berskala nasional dan membuka wawasan lebih luas.

“Alhamdulillah luar biasa sekali materinya, skala kalau bisa saya katakan karena saya basic kesehatan, ini sudah sama dengan skala internasional materinya. Bisa dibilang seperti itu,” pungkasnya.(*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Pelaku Usaha dan UMKM
MYP Sulsel Percepat Penanganan Jalan Aroepala Melalui Pengecoran Beton
Pendapatan Pajak Sulsel Meningkat, Gubernur Andi Sudirman Beri Apresiasi Wajib Pajak di Gebyar Pendapatan 2026
Pekerjaan Paket 2 MYP Sulsel Terus Berlangsung, Marka Jalan dan Talud Mulai Dikerjakan di Sejumlah Ruas
Pemprov Sulsel Percepat Pengerjaan Paket 3 MYP, Konektivitas Antarwilayah Kian Diperkuat
Pemprov Sulsel Siapkan Pengembangan Stadion Mattoanging sebagai Kawasan Olahraga untuk Masyarakat
Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Kenapa Program Jalan MYP Sulsel Disebut Pembangunan Infrastruktur Paling Berdampak? Ini Penjelasan Ahli

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:10 WITA

Pemprov Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Pelaku Usaha dan UMKM

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:55 WITA

MYP Sulsel Percepat Penanganan Jalan Aroepala Melalui Pengecoran Beton

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:58 WITA

Pendapatan Pajak Sulsel Meningkat, Gubernur Andi Sudirman Beri Apresiasi Wajib Pajak di Gebyar Pendapatan 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WITA

Pekerjaan Paket 2 MYP Sulsel Terus Berlangsung, Marka Jalan dan Talud Mulai Dikerjakan di Sejumlah Ruas

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:47 WITA

Pemprov Sulsel Percepat Pengerjaan Paket 3 MYP, Konektivitas Antarwilayah Kian Diperkuat

Berita Terbaru