Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 17:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,–  Hamparan jalan yang sebelumnya berlubang dan tak rata di sejumlah titik di Sulawesi Selatan kini perlahan berubah. Aspal baru mulai membentang, memperhalus akses yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga dan distribusi barang.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP), menyasar berbagai wilayah strategis. Di Kota Makassar, misalnya, perbaikan terlihat pada ruas Jalan Aroepala hingga Jalan Hertasning—dua jalur penting yang selama ini padat aktivitas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP), termasuk pada ruas Jalan Aroepala dan Jalan Hertasning di Kota Makassar.

Program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulsel ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Andi Sudirman Diganjar Brevet Kehormatan Hiperbarik, Simbol Sinergi Pemprov Sulsel dan TNI AL

Berdasarkan laporan progres, pekerjaan MYP mencakup lima paket yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota dengan berbagai jenis penanganan, mulai dari pengaspalan hingga pembangunan drainase.

Pada Paket 1, pekerjaan meliputi ruas batas Gowa–Tondong dengan pekerjaan Kelas A, pasangan batu dan mortar, serta pengaspalan AC-BC (progres 9,12%). Ruas Aroepala dilakukan overlay aspal AC-BC.

Ruas Jalan H.M. Yasin Limpo mencakup pekerjaan Kelas A dan pengaspalan AC-BC (progres 20,18%). Ruas Burung-Burung–Bili-Bili dilakukan beton rigid FS 4,5 MPa (progres 41,51%), serta Jalan Hertasning dengan pemasangan kerb median (progres 63,76%).

Baca Juga:  Kunjungi SMKN 4 Makassar, Gubernur Sulsel Ajak Warga Gelorakan Gerakan ASRI Setiap Jumat Pagi

Untuk Paket 2, penanganan dilakukan pada ruas batas Kota Makassar–Bontoramba dengan pekerjaan agregat Kelas A dan pengaspalan AC-BC (progres 24,82%). Sementara ruas Panciro–batas Kota Makassar dikerjakan melalui CAP dan lapis antara aspal AC-BC (progres 29,97%).

Pada Paket 3, pekerjaan mencakup ruas Palataeng–Malimpung hingga batas Kabupaten Enrekang dengan pekerjaan AC-WC, mortar, dan bahu jalan (progres 51,53%). Selain itu, ruas Pinrang–batas Sidrap (progres 63,84%), batas Kabupaten Pinrang–Rappang (progres 48,24%), serta Pangkajene Sidrap–Rappang (progres 12,73%) juga dilakukan pengaspalan AC-WC.

Termasuk ruas Kabupaten Sidrap–Malimpung yang mendapat penanganan AC-BC dan beton bahu jalan (progres 22,84%).

Pada Paket 4, pekerjaan difokuskan pada ruas batas Soppeng–Ulugalung dengan pembangunan rekonstruksi, pekerjaan mayor dan minor, serta beton bahu jalan (progres 4,15%).

Baca Juga:  Pemprov Sulsel-Bengkulu Teken Kesepakatan Bersama Kerjasama Pembangunan dan Pengembangan Potensi Daerah

Adapun Paket 5 mencakup pekerjaan Kelas A, pasangan batu dan mortar pada ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae (progres 4,80%), serta pengaspalan jalan pada ruas Ujung Lamuru–Palattae (progres 20,53%).

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, hasil pekerjaan di sejumlah ruas menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Perbaikan ruas ini juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik antarwilayah.

“Pada sejumlah ruas, jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak kini telah diaspal mulus, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3
Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026
Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun
Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional
Dulu Rusak, Kini Mulai Tertangani: Progres Jalan Strategis Sulsel Terus Berjalan Lewat MYP
BKAD Sulsel Bantah Isu Utang Rp705 Miliar, Sebut Informasi yang Beredar Hoaks
Terkait Isu Kepala Sekolah Mundur, Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Dilakukan untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WITA

Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WITA

Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun

Senin, 8 Juni 2026 - 23:16 WITA

Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

Berita Terbaru