Lansia Hilang di Soppeng, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai dan Area Perkebunan

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOPPENG.BONEKU.COM – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang di wilayah Desa Abbanuangnge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Minggu (14/6/2026).

Korban diketahui bernama Hatta Dg Manessa (71) yang dilaporkan hilang sejak Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 17.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggalkan rumah untuk menuju kebunnya. Namun, untuk mencapai lokasi kebun, korban harus menyeberangi sungai. Warga menduga korban terseret arus sungai saat melintas sehingga hingga kini belum kembali ke rumah.

Baca Juga:  Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian

Komandan Pos (Danpos) Basarnas Bone, Masrur, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait hilangnya seorang warga dan langsung mengerahkan personel serta peralatan menuju lokasi kejadian.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban meninggalkan rumah menuju kebun dengan menyeberangi sungai dan sampai saat ini belum ditemukan. Tim SAR gabungan telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian,” ujar Masrur.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Soppeng Hadiri Rakornas, Ada Arahan Strategis dari Presiden

Menurutnya, sebelum tim SAR tiba, warga bersama keluarga korban telah melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai sejauh kurang lebih lima kilometer guna mencari kemungkinan korban terbawa arus. Sementara SRU kedua melakukan pencarian darat di area perkebunan dan jalur menuju kebun yang biasa dilalui korban.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, Bupati Soppeng Gelar Pertemuan

Proses pencarian melibatkan unsur Basarnas, aparat setempat, relawan, serta masyarakat sekitar yang turut membantu upaya pencarian.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pencarian. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar korban dapat segera ditemukan,” tutup Masrur.  (*)

Berita Terkait

Antrean Panjang, Solar Cepat Habis, Nama BTR Mencuat di Tengah Kelangkaan BBM Soppeng
Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian
Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Internasional Bidang Kesehatan
Tim Belanda Andalan Kadis Kominfo Kanaruddin Tersingkir, Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai
Lansia Hilang di Soppeng Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban ke Rumah Duka
Organisasi Pers Wajo Datangi DPRD, Desak Anggaran Media Kembali Diakomodasi
RSUD Latemmamala Soppeng Tetapkan Jam Besuk dan Perketat Aturan Pengunjung Anak

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:01 WITA

Antrean Panjang, Solar Cepat Habis, Nama BTR Mencuat di Tengah Kelangkaan BBM Soppeng

Senin, 20 Juli 2026 - 21:44 WITA

Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:51 WITA

Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Internasional Bidang Kesehatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:46 WITA

Tim Belanda Andalan Kadis Kominfo Kanaruddin Tersingkir, Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:07 WITA

Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai

Berita Terbaru