Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Internasional Bidang Kesehatan

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOPPENG.BONEKU.COM,– Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan kerja sama internasional. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya kunjungan mahasiswa internasional peserta Nusantara International Summer Course on Public Health (NISCPH) 2026 oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Selasa (30/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Problem Based Learning (PBL) yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Program ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mempelajari sistem pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Soppeng.

Ketua rombongan, Prof. Anwar Mallongi, SKM., MSc., Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas sambutan hangat yang diberikan kepada seluruh peserta.

Baca Juga:  Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai

Ia menjelaskan bahwa peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa Universitas Hasanuddin bersama 12 mahasiswa internasional yang berasal dari Korea Selatan (6 orang), Thailand (5 orang), dan India (1 orang). Selama dua hari berada di Kabupaten Soppeng, para peserta akan mengikuti pembelajaran lapangan dengan mengamati secara langsung implementasi pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan.

“Melalui program ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman nyata mengenai pelaksanaan program kesehatan di tingkat daerah, mulai dari pelayanan di posyandu hingga puskesmas, sekaligus memahami bagaimana sistem kesehatan masyarakat diterapkan,” ujar Prof. Anwar.

Baca Juga:  Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian

Adapun lokasi pembelajaran lapangan meliputi Desa Ganra, Kelurahan Kaca, Kelurahan Manorang Salo, Desa Lalabata Riaja, dan Desa Pesse.

Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta NISCPH 2026 dan mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Soppeng sebagai lokasi pembelajaran lapangan bagi mahasiswa internasional.

Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi momentum yang baik untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertukaran pengetahuan.

“Pemerintah Kabupaten Soppeng senantiasa terbuka terhadap berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia pendidikan. Kami berharap para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang berharga selama berada di Soppeng, sekaligus mengenal lebih dekat potensi daerah yang kami miliki,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, Bupati Soppeng Gelar Pertemuan

Bupati juga mempersilakan seluruh peserta untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di lapangan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan dunia akademik, sekaligus memperkenalkan praktik pelayanan kesehatan masyarakat di Soppeng kepada mahasiswa dari berbagai negara sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama internasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Soppeng, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, serta Direktur RSUD Latemmamala Kabupaten Soppeng. (*)

Berita Terkait

Antrean Panjang, Solar Cepat Habis, Nama BTR Mencuat di Tengah Kelangkaan BBM Soppeng
Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian
Tim Belanda Andalan Kadis Kominfo Kanaruddin Tersingkir, Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai
Lansia Hilang di Soppeng Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban ke Rumah Duka
Lansia Hilang di Soppeng, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai dan Area Perkebunan
Organisasi Pers Wajo Datangi DPRD, Desak Anggaran Media Kembali Diakomodasi
RSUD Latemmamala Soppeng Tetapkan Jam Besuk dan Perketat Aturan Pengunjung Anak

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:01 WITA

Antrean Panjang, Solar Cepat Habis, Nama BTR Mencuat di Tengah Kelangkaan BBM Soppeng

Senin, 20 Juli 2026 - 21:44 WITA

Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:51 WITA

Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Internasional Bidang Kesehatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:46 WITA

Tim Belanda Andalan Kadis Kominfo Kanaruddin Tersingkir, Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:07 WITA

Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai

Berita Terbaru