Suasana penuh harap yang menyelimuti para pendukung Timnas Belanda berubah menjadi kekecewaan setelah Oranje harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026. Tim favorit Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kanaruddin, itu tersingkir usai kalah dramatis dari Maroko melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Belanda tampil percaya diri dan mampu unggul lebih dahulu. Namun, Maroko menunjukkan semangat pantang menyerah dengan menyamakan kedudukan hingga laga berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu. Adu penalti pun menjadi penentu, dan Maroko tampil lebih tenang untuk mengamankan kemenangan 3-2 sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.
Kanaruddin yang sejak awal turnamen dikenal menjagokan Belanda tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya melihat tim kesayangannya harus angkat koper lebih cepat. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain Belanda yang telah berjuang maksimal hingga pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
“Namanya juga sepak bola, ada menang dan ada kalah. Belanda sudah bermain baik dan memberikan perlawanan yang luar biasa. Selamat untuk Maroko yang berhasil melaju ke babak berikutnya,” ujar Kanaruddin sambil tetap menunjukkan sportivitas sebagai pencinta sepak bola.
Meski tim favoritnya tersingkir, Kanaruddin mengaku akan tetap menikmati sisa pertandingan Piala Dunia 2026 dan berharap turnamen ini terus menyuguhkan laga-laga berkualitas hingga partai final.










