Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) resmi memulai pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan yang berlokasi di Kawasan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Pembangunan fasilitas kesehatan ini dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan medis rujukan bagi masyarakat lintas daerah, khususnya di wilayah perbatasan Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.

Sekretaris Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, dr. Fadli Ananda, menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat lintas kabupaten, utamanya di wilayah pegunungan.

​”Rumah sakit regional ini dibangun di ketinggian untuk mendekatkan masyarakat pegunungan di Gowa, dan masyarakat sekitar termasuk Kabupaten Sinjai dan Bulukumba yang berbatasan langsung dengan pegunungan di Gowa. Insya Allah, bisa lebih dekat dengan akses kesehatan,” ujar dr. Fadli Ananda di Makassar.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Provinsi Terbaik 1 Creative Financing Regional Sulawesi 2026

​Ia menambahkan, pihak legislatif berharap seluruh proses konstruksi berjalan lancar sehingga rumah sakit dapat segera dimanfaatkan oleh warga sesuai target yang telah ditetapkan.

​”Rumah sakit ini tentunya kita harapkan beroperasi pada Agustus 2027. Mohon doanya rumah sakit ini bisa melayani masyarakat sekitar yang membutuhkan,” tuturnya.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., menilai keberadaan RS Regional ini memiliki peran vital dalam melengkapi sistem pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada aspek penanganan medis lanjutan.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Melayat ke Rumah Duka Ibunda Wagub Fatmawati Rusdi

“Pendirian rumah sakit penting untuk hal-hal yang sifatnya kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan) dengan sasaran individu yang sakit. Ini merupakan domain utama rumah sakit,” ucap Ansariadi di Makassar, Senin (3/8/2026).

Menurut Ansariadi, keberadaan RS Regional tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama untuk menangani masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun layanan rujukan. “Untuk perbaikan kesehatan penduduk, maka kegiatan yang dilaksanakan adalah bersifat promotif dan preventif, sasarannya populasi atau komunitas,” ujarnya.

Karena itu, menurut Ansariadi, pembangunan RS Regional Wilayah Selatan perlu ditempatkan dalam kerangka penguatan sistem kesehatan secara keseluruhan. Sehingga, kehadiran rumah sakit rujukan di wilayah tersebut dapat melengkapi layanan kesehatan yang telah berjalan di tingkat primer.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Siapkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Kebakaran Sorowako

“Harapan saya adalah semua analisis yang diperlukan untuk pendirian RS Regional Wilayah Selatan yang baru saja di-groundbreaking oleh Bapak Gubernur Sulsel tersebut sudah dilakukan sehingga dianggap sebagai sebuah kebutuhan,” terangnya.

Diketahui, pembangunan RS Regional Wilayah Selatan merupakan bagian dari program Multiyears Project (MYP) Pemprov Sulsel. Total anggaran yang dialokasikan kurang lebih Rp161 miliar dan ditargetkan rampung pada tahun 2027. RS Regional Wilayah Selatan direncanakan memiliki tipe C, namun akan dilengkapi peralatan dan fasilitas kesehatan setara tipe B dengan dukungan dokter spesialis. (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat
Pemprov Sulsel Diganjar Dua Penghargaan Sekaligus Pemda Berprestasi Batch II dari Kemendagri 2026
Rakor Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi, Bima Arya Tekankan Penguatan Potensi Daerah
Jufri Rahman: Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Perlu Diperkuat Lewat Kolaborasi Antarwilayah
RSUD Labuang Baji Berikan Layanan Katarak Gratis, dari Operasi hingga Pascoperasi
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
Progres Signifikan Enam Paket Program MYP Pemprov Sulsel di Sejumlah Ruas Jalan
Jawab Pandangan Fraksi, Wagub Fatmawati Tekankan Anggaran Perubahan APBD untuk Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:13 WITA

Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel Diganjar Dua Penghargaan Sekaligus Pemda Berprestasi Batch II dari Kemendagri 2026

Jumat, 18 September 2026 - 23:51 WITA

Rakor Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi, Bima Arya Tekankan Penguatan Potensi Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 21:47 WITA

Jufri Rahman: Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Perlu Diperkuat Lewat Kolaborasi Antarwilayah

Rabu, 16 September 2026 - 22:55 WITA

RSUD Labuang Baji Berikan Layanan Katarak Gratis, dari Operasi hingga Pascoperasi

Berita Terbaru