Petani Bone Menjerit Akibat Kekeringan, Pemkab Turunkan Mobil Tangki ke Lahan Pertanian

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, selama beberapa bulan terakhir mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian. Ratusan hektare lahan persawahan mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air dan terancam gagal panen.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat dengan mengerahkan tim gabungan untuk menyalurkan air ke lahan pertanian yang terdampak. Tim tersebut terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta Dinas Sosial Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Jalan Wellulang–Ulo Resmi Dibuka, Bupati Bone Dorong Konektivitas Bone Utara

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, setelah menerima banyak laporan dan keluhan dari para petani yang sawahnya mulai mengering akibat kemarau panjang.

Di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, petugas terlihat menggunakan armada mobil tangki untuk menyuplai air ke saluran irigasi maupun langsung ke petak-petak sawah yang mengalami kekurangan air.

Kondisi kekeringan yang berkepanjangan membuat tanaman padi membutuhkan pasokan air tambahan agar tetap dapat tumbuh dengan baik. Apabila tidak segera ditangani, lahan pertanian yang terdampak dikhawatirkan mengalami gagal panen dan berpotensi merugikan para petani.

Baca Juga:  Pasar Malam Jadi Awal Perubahan, Istri di Bone Kini Kabur Tinggalkan Suami

“Tadi pagi ada sekitar 2 hektar yang dialiri air ke sawah petani, karena berdasarkan pantauan kami dilokasi memang sangat memprihatikan, tanahnya sudah retak, sementara padi sudah berbuah,” Ujar Muh, Nur Fajar Kabid Rehabilitasi dan Konstruksi BPBD Bone, saat diwawancarai, Jumat, 7/8/2026.

Selain melakukan distribusi air, Pemerintah Kabupaten Bone juga terus memantau perkembangan kondisi lahan pertanian di sejumlah kecamatan yang terdampak kemarau. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dapat berjalan efektif sekaligus meminimalkan risiko kerugian yang dialami petani.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, Puluhan Jeriken Disita

Pemerintah berharap langkah darurat ini mampu mempertahankan produktivitas tanaman padi hingga memasuki masa panen serta menjaga ketahanan pangan daerah di tengah musim kemarau yang masih berlangsung. (*)

Berita Terkait

Modus Pesan Telur Bayar Sebagian, Dugaan Penipuan di Bone Rugikan Pedagang Ratusan Juta
BREAKING NEWS : Nelayan di Bone Dilaporkan Tenggelam di Perairan Cappa Ujung
Bupati Bone Melayat ke Rumah Duka Balita 4 Tahun Korban Kecelakaan
Pasca Terlibat Kecelakaan, Anggota Polres Bone Diperiksa Propam Dan Sudah Ditahan
Enam Ketua TP PKK Kecamatan di Soppeng Dilantik
Semarak HUT ke-81 RI, Pemerintah Kabupaten Soppeng Siapkan Beragam Lomba dan Hiburan
Miris, Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya Saat Hendak Mengaji di Masjid, Kepala Bocor hingga Dijahit
Satresnarkoba Polres Bone Ungkap 35 Kasus Narkotika, Amankan 42 Tersangka dan Sita 78,65 Gram Sabu

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:54 WITA

Modus Pesan Telur Bayar Sebagian, Dugaan Penipuan di Bone Rugikan Pedagang Ratusan Juta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:12 WITA

Petani Bone Menjerit Akibat Kekeringan, Pemkab Turunkan Mobil Tangki ke Lahan Pertanian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:25 WITA

Bupati Bone Melayat ke Rumah Duka Balita 4 Tahun Korban Kecelakaan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WITA

Pasca Terlibat Kecelakaan, Anggota Polres Bone Diperiksa Propam Dan Sudah Ditahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53 WITA

Enam Ketua TP PKK Kecamatan di Soppeng Dilantik

Berita Terbaru