Fatmawati: Pelatihan Perempuan Perlu Diperkuat dengan Pendampingan dan Akses Pasar hingga Mandiri Ekonomi

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO.BONEKU.COM,–  Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mendorong penguatan usaha kelompok perempuan melalui peningkatan keterampilan, pendampingan, dan perluasan akses pasar. Menurutnya, pelatihan dan dukungan usaha perlu menjadi bagian dari proses pemberdayaan yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Fatmawati saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan bagi Perempuan Kabupaten Jeneponto yang dirangkaikan dengan dukungan usaha pembuatan nugget ikan bagi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), di Aula Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Kamis (20/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Fatmawati menyerahkan dukungan usaha kepada kelompok UPPKA Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Takalar. Dukungan yang diberikan berupa fasilitasi usaha pembuatan nugget ikan serta ikan asap kemasan.

Fatmawati mengatakan, penguatan kelompok perempuan tidak cukup hanya melalui peningkatan keterampilan. Potensi usaha perlu diidentifikasi dan dilanjutkan dengan pendampingan agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas serta peluang pasar yang lebih baik.

“Bukan cuma keterampilannya saja yang bertambah, tapi kita lihat dulu potensinya, lalu kita kasih pendampingan. Setelah dikasih pendampingan, bagaimana memastikan kelompok-kelompok yang sudah mendapatkan bantuan dan peningkatan kapasitas tersebut bisa mandiri,” kata Fatmawati.

Baca Juga:  Sekda Jeneponto Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan

Ia berharap kelompok perempuan yang telah mendapatkan pelatihan dan dukungan usaha dapat mengembangkan kegiatan produktif yang turut menopang pendapatan keluarga.

Menurut Fatmawati, produk yang memiliki potensi pasar dapat terus dikembangkan melalui penguatan kualitas, pendampingan, serta akses terhadap pasar yang lebih luas.

“Kalau potensinya besar, demand-nya tinggi, dan produk-produk olahan yang telah dihasilkan mampu menembus pasar, insyaAllah pemerintah akan mengawal. Tidak sampai di sini saja,” ujarnya.

Fatmawati juga meminta perangkat daerah terkait di Kabupaten Jeneponto memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam memenuhi berbagai persyaratan usaha, termasuk perizinan, PIRT (SPP-IRT), sertifikasi halal, dan kebutuhan lainnya sesuai jenis produk.

Menurutnya, pemenuhan legalitas usaha menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk UMKM.

“Jadi bukan hanya pelatihannya, tetapi bagaimana kemudian produk ini bisa masuk pasar dan memiliki legalitas,” ujarnya.

Baca Juga:  Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Dorong Kesadaran Dini demi Hidup Lebih Baik

Selain pemberdayaan kelompok perempuan, Fatmawati turut menyoroti potensi ekonomi Jeneponto, khususnya komoditas garam.

Dalam kunjungan kerjanya, ia meninjau rumah industri Pelita Garam (UD Kugar Jujur Utama) dan program elektrifikasi bagi petani garam di Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala.

Fatmawati menilai komoditas garam memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui peningkatan teknologi, sarana produksi, pendampingan, serta keterhubungan dengan sektor industri.

“Kalau sudah tersentuh dengan kita kasih membran, geomembran, pendampingan, apalagi kalau sudah dikawal ada industrinya, saya yakin dan percaya bahwa itu bisa bernilai lebih lagi untuk peningkatan ekonomi,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan potensi lokal perlu dilakukan secara terpadu sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati juga menyinggung kondisi kekeringan yang berdampak pada lahan pertanian dan perkebunan masyarakat Jeneponto.

Ia meminta pemerintah kabupaten memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah pusat untuk mengidentifikasi kebutuhan serta mengusulkan dukungan bagi petani, termasuk melalui pengusulan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) penerima bantuan pompa.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel dan Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Putus Sekolah

“Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Pak Sekda, jajaran OPD, rajin-rajin komunikasi dengan provinsi, rajin-rajin koordinasi dengan kementerian. Pemerintah provinsi akan bantu kawal,” katanya.

Fatmawati menekankan bahwa koordinasi lintas pemerintahan diperlukan agar berbagai program yang tersedia dapat diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kata kuncinya adalah sinergi, kolaborasi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jeneponto Paris Yasir menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok perempuan.

Ia berharap pelatihan dan dukungan usaha yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas kelompok sekaligus mengembangkan kegiatan usaha berbasis potensi lokal.

Kegiatan tersebut diikuti kelompok UPPKA dari Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Takalar. Selain pelatihan, kegiatan menjadi ruang untuk memperkuat keterampilan dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal, sehingga kelompok perempuan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan kegiatan produktif yang mendukung ekonomi keluarga. (*)

Berita Terkait

Tiga Tahun Lumpuh dan Tinggal di Gubuk, Dg Sangkala Dapat Perhatian Gubernur Andi Sudirman
TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
Pemprov Sulsel Kucurkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar, Progres Stadion Jeneponto Capai Tahap Akhir
Andi Sudirman Sulaiman Serahkan Bantuan Keuangan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion dan UMKM di Jeneponto
Pemprov Sulsel dan Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Putus Sekolah
Hidup Digubuk Sebatang Kara, Tim Andalan Sulsel Peduli Bantu Eks RPKAD di Jeneponto
Berkedok Pengobatan Alternatif, Pelaku Hipnotis di Jeneponto Dibekuk Polisi
Heboh,,,, Bayi Perempuan Ditemukan di Area Persawahan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Fatmawati: Pelatihan Perempuan Perlu Diperkuat dengan Pendampingan dan Akses Pasar hingga Mandiri Ekonomi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:29 WITA

Tiga Tahun Lumpuh dan Tinggal di Gubuk, Dg Sangkala Dapat Perhatian Gubernur Andi Sudirman

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:13 WITA

TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:29 WITA

Pemprov Sulsel Kucurkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar, Progres Stadion Jeneponto Capai Tahap Akhir

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:33 WITA

Andi Sudirman Sulaiman Serahkan Bantuan Keuangan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion dan UMKM di Jeneponto

Berita Terbaru