BONE.BONEKU.COM,– Perkumpulan Pemuda Bone Pencinta Alam (PP Bonepal) genap berusia 37 tahun pada 2026. Lebih dari tiga dekade perjalanan organisasi menjadi momentum untuk mengenang kiprah sekaligus meneguhkan kembali semangat kepencintaalaman, olahraga alam terbuka, kepedulian lingkungan, dan pengabdian kepada masyarakat.
PP Bonepal didirikan di Kabupaten Bone pada 1989. Sejak awal berdiri, organisasi ini berkembang sebagai wadah bagi pemuda yang memiliki ketertarikan terhadap kegiatan alam terbuka dan petualangan.
Berbagai aktivitas telah dilakoni para anggota PP Bonepal dari masa ke masa, mulai dari pendakian gunung, ekspedisi, lintas alam, kegiatan sosial, hingga aksi penghijauan dan kemah bakti.
Sejumlah ekspedisi bahkan menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan organisasi. Di antaranya pendakian Gunung Bawakaraeng dan Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan, ekspedisi ke sejumlah gunung di Pulau Jawa, hingga ekspedisi menggunakan rakit dari Danau Tempe menuju Teluk Bone.
PP Bonepal juga aktif dalam mengembangkan olahraga panjat tebing. Organisasi tersebut tercatat pernah menggelar lomba panjat dinding berskala nasional pada 1994, 1995, 1996, 1997, serta melalui Bonepal Fiesta 2000.
Dari berbagai ajang tersebut, sejumlah atlet panjat tebing kemudian mencatatkan prestasi di tingkat nasional, di antaranya Ronald Novar Manarimbing serta sejumlah atlet putra dan putri lainnya.
Kiprah tersebut turut memperkuat peran PP Bonepal dalam perkembangan olahraga panjat tebing, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Dalam peringatan hari jadi ke-37, Andi Baso Bone Mappasissi membacakan selayang pandang perjalanan PP Bonepal. Ia menyebut organisasi tersebut telah melaksanakan pendidikan dan pengaderan sebanyak 15 kali.
“PP Bonepal telah 15 kali melakukan pendidikan dan pengaderan,” kata Andi Baso Bone Mappasissi.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Baso Bone Mappasissi didampingi sejumlah pendiri PP Bonepal, di antaranya Muh. Amin, Nursaad Juni, Ramlah, dan Andi Jia Patiroi.
Sejumlah pembina juga turut hadir, termasuk Andi Promal Pawi, Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, serta H. Muksin, anggota DPRD Kabupaten Bone dari Fraksi PKB.
Perayaan hari jadi tersebut juga dihadiri Hj. Andi Rosmini Sulaiman bersama suaminya, Andi Muh. Ridwan Parenrengi. Hadir pula Adam, Komandan Pemuda Pancasila Wilayah Kota yang mewakili Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bone, serta Syech Muhammad Nasir.
Sejumlah komunitas pencinta alam di Kabupaten Bone, termasuk Bayonet dan komunitas lainnya, turut hadir meramaikan peringatan tersebut.
Peringatan hari jadi ke-37 PP Bonepal tahun ini digerakkan oleh Angkatan 15. Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban antaranggota lintas angkatan.
Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh dewan pembina yang kemudian diserahkan kepada ketua umum. Selanjutnya, Angkatan 15 menyerahkan kue ulang tahun kepada pengurus pusat PP Bonepal.
Momen tersebut menjadi simbol kesinambungan organisasi sekaligus penghormatan terhadap perjalanan panjang yang telah dibangun para pendiri, pembina, pengurus, dan anggota dari berbagai generasi.
Ketua Umum PP Bonepal, Ratus Unjung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa kepemimpinannya akan segera berakhir.
Ia menyampaikan permohonan pamit kepada seluruh anggota dan keluarga besar PP Bonepal lantaran masa jabatannya dijadwalkan berakhir pada awal tahun depan.
Di usia ke-37, PP Bonepal tidak hanya merayakan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga kembali meneguhkan nilai yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan mereka: persaudaraan.
Selama 37 tahun, berbagai generasi telah datang dan pergi, namun ikatan kekeluargaan tetap menjadi salah satu kekuatan utama yang menjaga keberlangsungan organisasi.
Semangat tersebut tercermin dalam pesan yang menjadi bagian dari perayaan tahun ini yakni “Persaudaraan tanpa batas dan akan selalu menjadi kenangan.”
Bagi keluarga besar PP Bonepal, 37 tahun perjalanan bukan sekadar catatan tentang aktivitas petualangan di alam terbuka. Lebih dari itu, perjalanan tersebut menjadi bagian dari sejarah pembinaan generasi muda, kepedulian terhadap lingkungan, olahraga, pengabdian sosial, serta persaudaraan yang terus diwariskan dari satu angkatan ke angkatan berikutnya. (*)










