Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE. BONEKU.COM – Barisan pegunungan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tampak diselimuti kabut asap yang dilaporkan bertahan selama hampir sepekan. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan dampaknya bagi kesehatan, terutama anak-anak dan warga yang rentan mengalami gangguan pernapasan.

Kabut asap yang menyelimuti kawasan pegunungan itu diduga berkaitan dengan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan yang terbawa angin hingga ke wilayah Sulawesi Selatan. Namun, sumber asap tersebut masih memerlukan konfirmasi dari instansi terkait.

Pantauan Boneku.com, Selasa pagi (13/10/2026), di Jalan Poros Camming–Sinjai, tepatnya di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, memperlihatkan barisan pegunungan yang tertutup kabut. Matahari yang terlihat dari kawasan tersebut juga tampak berwarna kemerahan.

Baca Juga:  Dorong Peningkatan Pertanian, Kementan RI Gelar Bimtek Penyuluh Pertanian

Pemandangan itu menarik perhatian warga setempat. Selain mengurangi jarak pandang ke arah pegunungan, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas udara yang dihirup masyarakat sehari-hari.

Salah seorang warga, Basri, mengaku khawatir kabut asap yang telah berlangsung selama beberapa hari itu dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami khawatir dengan dampak kabut asap ini terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak. Jangan sampai kondisi ini memicu gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kami berharap kondisi ini segera ditangani agar kesehatan anak-anak kita tidak terganggu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kematian Pria 40 Tahun di Ponre Bone Sisakan Tanda Tanya, Keluarga Temukan Sejumlah Kejanggalan

Kabut asap yang bertahan dalam waktu lama berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Karena itu, pemantauan kualitas udara diperlukan untuk mengetahui tingkat pencemaran dan potensi risikonya bagi warga.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila udara terasa berasap atau jarak pandang menurun. Penggunaan masker yang sesuai, menutup pintu dan jendela ketika asap pekat masuk ke rumah, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan lainnya dapat menjadi langkah pencegahan.

Baca Juga:  LSM di Bone Ramai-ramai Dorong Kades Maju Bersaing di Muscab Apdesi 2024

Warga juga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pemantauan kualitas udara serta memastikan sumber kabut yang menyelimuti kawasan pegunungan Bone.

Hingga berita ini disusun, dugaan bahwa kabut tersebut merupakan asap kiriman dari Kalimantan belum terkonfirmasi secara resmi. Pemeriksaan kualitas udara dan informasi dari instansi berwenang diperlukan untuk memastikan penyebab fenomena tersebut serta menentukan langkah penanganan yang tepat. (*)

Penulis : Aby

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Peserta Padati Jalan Sehat Anti Mager di Sorowako, Gubernur dan Wagub Sulsel Turut Hadir
Bupati Bone Dorong Perusda Ellung Mangenre Garap Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan untuk Dongkrak PAD
Deretan Kasus Korupsi di Kejari Bone Jadi Tanda Tanya, Jembatan Gantung hingga Jalan Rp3,2 Miliar
Polisi Amankan Pria 24 Tahun di Bone, Diduga Curi Dua Jerigen Solar
Dari Sekolah untuk Sesama, Siswa SMAN 5 Bone Gerakkan Kepedulian bagi Warga Amanrang
Korban Kebakaran di Desa Selli Dapat Bantuan dari BAZNAS Bone
Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak
Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:03 WITA

Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Bupati Bone Dorong Perusda Ellung Mangenre Garap Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan untuk Dongkrak PAD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:18 WITA

Deretan Kasus Korupsi di Kejari Bone Jadi Tanda Tanya, Jembatan Gantung hingga Jalan Rp3,2 Miliar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Polisi Amankan Pria 24 Tahun di Bone, Diduga Curi Dua Jerigen Solar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Dari Sekolah untuk Sesama, Siswa SMAN 5 Bone Gerakkan Kepedulian bagi Warga Amanrang

Berita Terbaru

Opini

Opini : Kabupaten Wajo Di Persimpangan Jalan

Senin, 12 Okt 2026 - 22:06 WITA