Home / Bone / News

Kewajiban Membayar Kredit Sudah Selesai, Sertifikat Agunan Tak Kunjung Kembali

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONEKU.COM.BONE,– Salah seorang keluarga nasabah Bank BRI mengungkapkan kekecewaannya lantaran sertifikat agunan miliknya diduga dihilangkan oleh pihak Bank BRI Unit Palakka.

Suhaeri yang ditemui wartawan menceritakan kronologis kekecewaannya, awalnya mertuanya bernama Much, Adam Kusbah mengambil kredit di Bank BRI dengan menyerahkan sertifikat agunan (Jaminan).

Namun karena mertuanya meninggal, kredit tersebut lunas dan sudah diklaim oleh pihak asuransi, sehingga kewajiban membayar kredit pinjaman telah selesai.

Suhaeri yang merupakan menantu Much. Adam pun menyetor segala berkas pendukung untuk mengambil kembali agunan yang berupa sertifikat rumah, namun sayangnya sertifikat tersebut kini tidak diketahui keberadaannya.

Baca Juga:  1 Lagi Pelaku Narkoba Dibekuk Polisi

Menurut Suhaeri dia hanya diberi janji tanpa kepastian, dia sudah beberapa kali harus bolak balik dari Makassar ke Bone hanya untuk menanyakan keberadaan agunan milik mertuanya itu.

“Awalnya saya dijanji maksimal 3 bulan sertifikatnya sudah bisa diambil, tapi ternyata sampai hari ini belum ada kejelasan,” Kata Suhaeri. Selasa 9 Januari 2024.

” Pihak Bank beralasan sertifikatnya sedang dicari, entah disimpan di mana karena sudah lebih 5 bulan pencarian belum ada, ” Tambahnya.

Baca Juga:  Nelayan Bone Jambret Kalung Emas karena Terlilit Hutang Judi Online

Dia juga bercerita, sempat dimintai uang senilai Rp 250 ribu oleh pihak Bank sebagai denda, alasannya, semasa hidup kredit almarhum Much Adam Kusbah sempat ada tunggakan.

Meski menurut pemahamannya tunggakan tersebut harusnya ditanggung asuransi, Suhaeri tetap membayarkan semata-mata agar agunan bisa segera diambil kembali.

Sementara Kepala Unit BRI Palakka, Agus Pujohadi yang dikonfirmasi wartawan tidak membantah perihal tersebut. Dia menjelaskan, agunan yang dimaksud itu merupakan pengalihan dari BRI Unit Bukaka.

Baca Juga:  Pastikan Situasi Kondusif Jelang Pilkades, Danyon Brimob Bone Lakukan ini

” Waktu dialihkan saya belum di sini, tapi sudah kami koordinasikan dan kita sama-sama mencari, ” Kata Agus.

Masih kata dia, kemungkinan nomor tempat penyimpanan agunan tertukar, hal seperti itu biasa terjadi.

” Kita usahakan secepatnya sudah ada, kalau tidak, nanti koordinasi dengan Kepala Unit yang baru, karena minggu depan, saya sudah tidak di sini lagi, ada pergantian, ” Pungkas Agus. (*)

Berita Terkait

Aksi Brutal Remaja Bersenjata Serang Percetakan di Bone, Satu Terluka
Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan
Mahasiswa di Bone Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi
Bupati Bone Dorong Tes Narkoba Wajib untuk ASN, Siap Sidak OPD Bersama BNN
Pelabuhan Bajoe Ditutup Sementara 1 Mei–1 Juni 2026, Penyeberangan Dialihkan ke Siwa–Kolaka
ASDP Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Penutupan Pelabuhan Bajoe
ASN Bone WFH Setiap Rabu, Bupati Ancam Sidak ke Rumah Pegawai
BAZNAS Bone Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WITA

Aksi Brutal Remaja Bersenjata Serang Percetakan di Bone, Satu Terluka

Rabu, 29 April 2026 - 16:18 WITA

Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan

Rabu, 29 April 2026 - 13:56 WITA

Mahasiswa di Bone Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 15:26 WITA

Bupati Bone Dorong Tes Narkoba Wajib untuk ASN, Siap Sidak OPD Bersama BNN

Selasa, 28 April 2026 - 15:11 WITA

Pelabuhan Bajoe Ditutup Sementara 1 Mei–1 Juni 2026, Penyeberangan Dialihkan ke Siwa–Kolaka

Berita Terbaru