Pangan Lokal Akan Dimasukkan Dalam Kurikulum Mulok

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– ICRAF atau the International Centre for Research in Agroforestry kembali menggelar Lokakarya Peningkatan Kapasitas dan Pengarusutamaan Kurikulum Pangan Lokal untuk Ketahanan Iklim Sebagai Materi Muatan Lokal di Kabupaten Bone.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Helios Watampone yang melibatkan sejumlah guru, perwakilan OPD terkait, serta lembaga swadaya masyarakat  (LSM). Lokakarya ini dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Dr. H. Ade Fariq Ashar, S.STP, M.Si. Selasa 06/02 2024.

Lokakarya ini, Pemerintah Kabupaten Bone akan memasukkan mata pelajaran tentang pangan lokal ke dalam kurikulum muatan lokal (Mulok). Ini dianggap penting karena Kurikulum bisa memberi pemahaman kepada siswa terkait pangan lokal untuk Ketahanan Iklim.

Baca Juga:  Bupati Bone Copot Kepala Sekolah, Ketahuan Selewengkan Dana BOS

Dalam sambutannya Ade mengatakan bahwa Tim pengembang kurikulum Mulok Pangan Lokal untuk Ketahanan Iklim telah dibentuk melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone nomor 043 tahun 2024. Tim ini diketuai oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Drs. Nursalam, MPd., dan beranggotakan guru dari sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Bone.

Dalam mengembangkan kurikulum, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan ICRAF Indonesia yang berperan sebagai fasilitator. ICRAF sedang melaksanakan proyek Land4Lives di Sulawesi Selatan, yang salah satu tujuannya mengidentifikasi dan mengamati pangan lokal sebagai kunci untuk menghadapi perubahan iklim.

Baca Juga:  Bupati Bone Tanda Tangani MOU Di POLDA Sul-Sel...

Muhammad Syahrir koordinator land4lives Sulsel menegaskan bahwa untuk sementara kita mencoba membahas hal itu demi mencapai kesamaan persepsi dan mendapatkan tujuan dari para pemangku kepentingan terkait target-target dan langkah-langkah pengarusutamaan materi Pangan Lokal untuk Ketahanan Iklim.

“Hal ini kita dorong agar kedepannya lahan kita tetap terjaga. Untuk itulah dibutuhkan komitmen antara Dinas Pendidikan dengan ICRAF. Semoga agenda ini bisa terwujud. Bisa menjadi sebuah bahan ajar yang bisa meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga lingkungan, lahan untuk kehidupan,” Ungkapnya

Baca Juga:  Santri TK-TPA Diwisuda, Wabup Bone Sampaikan Pesan Religius

Lebih lanjut, Muhammad Syahrir mengatakan bahwa pada Intinya, ICRAF memiliki perhatian serius untuk mewujudkan gagasan ini, memasukkan mata pelajaran tentang pangan lokal ke dalam kurikulum muatan lokal (Mulok). (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU
Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur
Bukan Sekadar Tampil, PMR MTsN 3 Bone Borong Juara dan Sabet Juara Umum I VORCEA 2026 se-Sulsel
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang
Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:14 WITA

Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 14 September 2026 - 17:41 WITA

Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WITA

Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi

Senin, 14 September 2026 - 14:12 WITA

Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU

Minggu, 13 September 2026 - 20:31 WITA

Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur

Berita Terbaru