Kasus Penganiayaan Warga Sipil Oleh Oknum Polisi Berakhir Damai

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku dan Korban sepakat berdamai di Polres Bone, Senin (9/9/2024)

Pelaku dan Korban sepakat berdamai di Polres Bone, Senin (9/9/2024)

BONE,BONEKU.COM,– Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum Polisi berinisial AP berpangkat Bripka yang bertugas di Polsek Mallawa Maros dengan korban bernama Andre (32) berakhir damai di Polres Bone.

Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf  yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin malam 9 September 2024.

“Iya kedua belah pihak bersepakat damai dan membuat surat pernyataan perdamaian,” Kata AKP Yusriadi.

Baca Juga:  Polres Bone Serahkan 2 Tersangka Pelanggaran Netralitas ASN ke Kejari Bone

Lebih jauh mantan Kasat narkoba Polres Bone ini menerangkan bahwa meskipun kedua belah pihak sepakat berdamai, namun untuk proses disiplin terhadap Bripka AP akan tetap dilakukan namun dikembalikan ke Polres Maros karena yang bersangkutan tugas disana.

Diberitakan sebelumnya bahwa Bripka AP diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga sipil yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang cakar bernama Andre hingga babak belur. Kasus penganiayaan tersebut terjadi di kompleks terminal palakka radu dini hari (4/9/2024) lalu.

Baca Juga:  Miliki 5 Saset Sabu, Pria Ini Diringkus Polisi

Menurut pengakuan korban, kronologis kejadiannya berawal saat korban singgah untuk cas hp miliknya, namun terduga pelaku datang dengan kondisi mabuk lalu menganiaya korban hingga babak belur, Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di tubuhnya dan kelopak mata korban.

Karena tak terima perlakuan terduga pelaku, korban kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone untuk melaporkan kejadian tersebut. (*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang
Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi
Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed
Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya
Derita Tukang Las Berakhir, BAZNAS Bone Turun Tangan Bayar Biaya Rumah Sakit
Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’
Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:22 WITA

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang

Rabu, 15 April 2026 - 14:03 WITA

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WITA

Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed

Selasa, 14 April 2026 - 00:24 WITA

Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WITA

Derita Tukang Las Berakhir, BAZNAS Bone Turun Tangan Bayar Biaya Rumah Sakit

Berita Terbaru

News

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang

Rabu, 15 Apr 2026 - 18:22 WITA