Buka Rakor "KOTAKU", Wabup Bone Harapkan Lokasi Pantai Kering Jadi Basah

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2020 - 04:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONEKU.COM-Rapat Koordinasi Refleksi Capaian Penanganan Kumuh Kolaborasi Dan Kelembagaan Program KOTAKU Tahun 2019 dan Persiapan 2020 di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone rabu 29 januari 2020.

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.
Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkintan) A.Ikhwan Burhanuddin mengatakan, Kawasan Kumuh yang ada di Tiga kecamatan Kota Seluas 68.72H. telah terealisasi seluas 51.78H. di tahun 2019 lalu.
Jadi masih Ada 2 Kelurahan yang belum disentuh dan merupakan harapan kita ditahun 2020 ini bisa diselesaikan.
Lebih lanjut A.Ikhwan harapkan tujuan Program KOTAKU bisa membangun lingkungan dari kumuh menjadi tidak kumuh dengan tidak mengurangi tujuan lingkungan itu sendiri.
Sementara itu, ditempat yang sama Ketua Tim leader Kotaku OSP 9 Sulawesi Selatan Kalla Manta mengatakan, kami sangat berterima kasih Kepada kabupaten Bone atas dukungan penuh Program KOTAKU.
Hal tersebut mendorong kita terjun langsung ke Bone untuk melihat keaktifan Pokja yang ada. bukan hanya melihat fisiknya terbangun tetapi lebih dari Capaian pembangunannya ujar Kalla.
Disela pembukaan Rakor, Wakil Bupati Bone H.Ambo Dalle dalam sambutannya Mengatakan, Kami sangat berkomitment atas Program “KOTAKU” karna memang  hasilnya sangat luar biasa dan mamfaatnya sudah di rasakan masyarakat.
“Program ini tidak boleh berhenti, nanti kita sentuh daerah-daerah dengan menyentuh skala Kawasan” ungkapnya.
Ambo Dalle juga mengharapkan Kedepannya, Program-Program yang ada di Kabupaten Bone bisa berkolaborasi dengan Program KOTAKU yang sudah jelas hasilnya.
“Tidak hanya mengandalkan program pusat tetapi juga melibatkan Program OPD terkait dalam pembangunan taman kota kedepan” ujarnya.
Program “KOTAKU” juga menyentuh Lokasi Pantai Kering, kita inginkan sekarang menjadi Pantai Basah yang bisa bermamfaat untuk masyarakat, semacam objek wisata taman kota ungkap Ambo Dalle.
“Saya berharap melalui forum ini tidak ada apa-apanya Program KOTAKU jika tidak didukung dari luar (OPD terkait) untuk menggerakkan potensi daerah yang perlu penanganan khusus tutup Ketua Harian Golkar Bone itu.(al87)
Baca Juga:  Tim Khusus Polsek Kota, Berhasil Membekuk Pelaku Curas Di Bone...

Berita Terkait

Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman
Membanggakan! Dandim Bone Terima Piagam Kasad, Jurnalis TV One Juara Satu Media Elektronik
Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami
Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU
Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur
Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:06 WITA

Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 18 September 2026 - 19:44 WITA

Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WITA

Membanggakan! Dandim Bone Terima Piagam Kasad, Jurnalis TV One Juara Satu Media Elektronik

Senin, 14 September 2026 - 17:41 WITA

Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami

Senin, 14 September 2026 - 14:12 WITA

Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU

Berita Terbaru