Bantuan Alsintan Diperjualbelikan, Warga Bontocani Mengadu ke DPRD

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bone saat menerima aspirasi para petani Bontocani

Anggota DPRD Bone saat menerima aspirasi para petani Bontocani

BONE,BONEKU.COM,– Masyarakat Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone mendatangi kantor DPRD Bone untuk menyampaikan aspirasi terkait banyaknya pengecer pupuk yang menjual pupuk subsidi dengan harga mahal kepada para petani.

Warga yang tergabung dalam aliansi masyarakat bontocani bersuara yang merasa kesal dengan tindakan oknum-oknum pengecer pupuk tersebut akhirnya melaporkan kejadian itu ke Anggota DPRD dan berharap segera mengambil tindakan tegas.

Salah seorang warga bernama Andi Abdul Rahman yang diwawancarai mengatakan bahwa yang terjadi di Kecamatan Bontocani itu kadang masyarakat sudah mau pakai dan mau beli pupuk, namun oknum pengecer ini tidak mau memberikan dengan alasan ini milik orang lain.

Baca Juga:  LP KPK Catat Sejumlah Masalah Kabupaten Bone, Mulai Dari Tunggakan BPJS Hingga Utang Kontraktor

“Selain itu harganya juga sangat mahal diatas harga eceran tertinggi (HET), normalnya Rp.115 ribu namun kadang dijual seharga Rp.155 ribu,” Ujarnya

Di Hadapan Anggota DPRD Bone masyarakat juga melaporkan adanya bantuan alsintan yang diperjualbelikan oleh oknum tertentu berupa mesin pompa air, bahkan di Desa Erecinnong sudah ada beberapa warga yang dapat.

“Sebenarnya ini bantuan, tapi masyarakat diminta untuk membayar sebesar Rp 500 ribu kemudian juga ada ongkos lain sebesar Rp. 100 ribu jadi total Rp. 600 ribu per mesin, padahal banyak di desa desa lain yang juga dapat bantuan ini,” Tambahnya

Baca Juga:  Ribuan Tenaga Honorer Teknis Pemkab Bone Gelar Unjuk Rasa

Dia berharap kepada pihak anggota DPRD untuk melakukan penelusuran lebih lanjut agar tidak ada lagi kejadian serupa, yang namanya bantuan kan itu gratis kenapa mesti ada yang harus dibayar lagi.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Bone Andi Idris Rahman yang menemui masyarakat Bontocani ini mengatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil pihak pengecer, distributor bahkan produsen serta seluruh kecamatan dan kelompok tani untuk mewakili.

“Saya dari kementerian menanyakan soal pupuk ini dan menurut mereka bahkan bone itu sudah melebihi kuota, saya juga bingung ini kenapa ada kecamatan yang malah justru kekurangan kuota, makanya ini yang akan kita benahi,” Ujarnya.

Baca Juga:  Jembatan Gantung Desa Pallawa Tellulimpoe Putus Akibat Banjir

Dalam aksi yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Bontocani Bersuara ini, ada 3 poin yang menjadi aspirasi mereka, pertama pengecer pupuk yang ada di Bontocani ini tidak memungut biaya transport yang terlalu tinggi dn yang sewajarnya saja.

Kedua Masyarakat Bontocani berharap agar semua Desa di Kecamatan Bontocani memiliki pengecer untuk memudahkan petani, dan yang terakhir mendesak APH agar memproses oknum oknum yang melakukan pungli bantuan alsintan. (*)

Berita Terkait

Pembobol Brankas Youtuber Bone Mengaku Beraksi Sejak 2018, Awali Aksi dengan Berdoa
Pembobol Brankas Youtuber Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP Pencurian di Sulsel
Serdik Sespimmen Polri Muliati Dorong Penguatan Kepemimpinan Berbasis Strategi SFAS
243 Petugas Siap Menyisir Soppeng, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Bergulir
Sebut Rakyat Berjuang Sendiri, WIB Pertanyakan Kemana DPRD Bone
Wabup Soppeng Tunjukkan Komitmen Kuat, Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Masa Depan Daerah
Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba
Pengukuran Lahan Objek Eksekusi di Bone Ricuh, Warga Blokade Jalan dan Bentrok dengan Aparat

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:12 WITA

Pembobol Brankas Youtuber Bone Mengaku Beraksi Sejak 2018, Awali Aksi dengan Berdoa

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pembobol Brankas Youtuber Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP Pencurian di Sulsel

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:18 WITA

Serdik Sespimmen Polri Muliati Dorong Penguatan Kepemimpinan Berbasis Strategi SFAS

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:39 WITA

243 Petugas Siap Menyisir Soppeng, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Bergulir

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:48 WITA

Sebut Rakyat Berjuang Sendiri, WIB Pertanyakan Kemana DPRD Bone

Berita Terbaru