Baznas Gerak Cepat Tangani Nenek yang Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone bergerak cepat menyambangi kediaman seorang wanita Lanjut Usia (Lansia) di Kelurahan Watang Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone setelah muncul di publik.

Wanita Lansia tersebut diketahui bernama Itang (68) dia tinggal bersama dengan anaknya dan menantunya di sebuah rumah sederhana  yang jauh dari kata layak huni. Kondisi rumahnya berdinding papan yang sudah nampak lapuk serta berlubang, Atap rumahnya yang terbuat dari daun rumbia tidak hanya lagi bocor melainkan sudah hancur sebagian besar sehingga air hujan dan terik panas matahari gampang masuk kedalam rumah.

Baca Juga:  BAZNAS Bone Terima Zakat Fitrah dari 1.009 Personel Polres Bone

Mengetahui kondisi nenek Itang Baznas Kabupaten Bone pun langsung mencari lokasi rumah nenek tersebut dan memberikan sedikit bantuan pangan serta melihat langsung kondisi rumahnya yang sudah tak layak huni itu.

“Kami sudah mendatangi rumah nenek Itang sementara kebutuhan dasarnya dulu yang kita dahulukan, untuk perbaikan rumahnya, on proses,” Ucap Wakil Ketua 1 Baznas Bone Rusmi Igho kepada Wartawan.

Baca Juga:  Petugas Dishub Bone Tewas Tertabrak Mobil Saat Sedang Bertugas

Lebih jauh Igho mengatakan bahwa setelah melihat kondisi rumahnya memang sudah sangat tidak layak huni dan perlu uluran tangan.

Sekedar diketahui nenek Itang ini memiliki 4 orang anak, dan semuanya sudah berkeluarga dan tinggal terpisah pisah, saat ini dia tinggal bersama anaknya yang berstatus janda bernama Hastuti, Selain itu dia juga menampung menantu dan cucunya (mantan istri dari keponakannya) bernama Dian dan anaknya bernama Sabil yang masih berusia 3 tahun.

Baca Juga:  Baznas Bone Salurkan Bantuan RTLH kepada Nenek Ica di Cenrana

Menantunya ini bekerja sebagai pemulung, dan ketika bekerja dia selalu membawa anaknya, Sementara nenek Itang untuk bertahan hidup hanya berjualan campuran di rumahnya, barang dagangannya pun terlihat tidak seberapa hanya ada kerupuk anak-anak, mie instan dan beberapa makanan ringan lainnya, sehari nenek itang ini kadang hanya melayani satu sampai tiga pembeli.

Selain itu untuk makan sehari-hari, kadang dia masih membutuhkan bantuan dari para tetangga yang membawakannya beras. (*)

Berita Terkait

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi
Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis
Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat
Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang
Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba
Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:10 WITA

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:41 WITA

Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:20 WITA

Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:20 WITA

Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba

Berita Terbaru