Raker Senat Unhas Berakhir, Ini Testimoni 3 Guru Besar

- Jurnalis

Minggu, 17 Februari 2019 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONEKU.COM-Rapat Kerja Senat Akademik Unhas, yang berlangsung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan telah berakhir. 
Rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota Senat Akademik Unhas tersebut berjalan dengan baik. Seperti yang diungkap oleh Ketua Panitia, Prof. Dr. dr.  Nurpudji  Astuti,  MPH, sp. GK,
“Alhamdulillah, Raker berlangsung dengan baik, dihadiri seluruh anggota Senat Akademik utusan fakultas,  rektor, wakil rektor dan para dekan dan ketua lembaga”
Lebih lanjut, Nurpudji mengatakan bahwa Rapat komisi 1,2,3, dan 4 membahas program kegiatan dan output yg akan dicapai untuk periode 2019-2022 berlangsung dengan baik pula. Bahasan tersebut akan segera ditindak lanjuti dan merupakan acuan masing-masing komisi untuk menjalankan kegiatan tersebut. 
Dalam kesempatan yang sama, tiga Guru Besar Unhas ini menulis testimoninya tentang Kabupaten Bone. 

Prof. Dr. dr.  Nurpudji  Astuti,  MPH, sp. GK.
Kabupaten Bone, bumi Arung Palakka menunjukkan kemajuan yang luar biasa, setiap tahun saya kunjungi pada saat Idul Fitri dan  dari sudut pembangunan dg adanya hotel dg kualitas yg sama dg makassar merupakan daya tarik sendiri.
Dari hasil sharing informasi dengan Pemda, begitu banyak yg bisa dikembangkan di kabupaten Bone, mulai dari bidang pertanian, peternakan  dan kelautan/perikanan yang berpotensi  menjadikan Bone sebagai kabupaten yang unggul, semoga kerjasama Unhas dan Pemda dapat mewujudkan impian tersebut.

Prof. Dr.Ridwan Amiruddin, SKM. M.Kes., MS .PH): Ka.Prodi S3 FKM, Ketua umum PERSAKMI
Menyorot IPM Bone yang masih rendah ditengah Indeks pertumbuhan ekonomi di atas 8. Hal ini miris bahwa, ekonomi yang tumbuh baik tidak  menggiring status kesehatan yang baik bagi warganya. 
Literasi kesehatan masyarakat yang di kelola dengan baik adalah salah satu unsur utama dari IPM; ekonomi, pendidikan dan kesehatan.
Literasi pendidikan dan  kesehatan yang tidak dikelola dengan baik berdampak nyata pada rendahnya IPM Bone selama ini.
Untuk sektor kesehatan perlu segera di lakukan reorientasi pembangunan kesehatan dari kuratif/sakit base ke upaya pencegahan dan promosi kesehatan. Pengendalian stunting,  kematian ibu dan bayi serta penyakit menular, DBD    TB dll dan mengantisipasi penyakit kronik yang meningkat cepat(stroke, dm, hipertensi) yang berbiaya tinggi.
Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan tidak semata pada infra struktur saja, tapi mulai menangani aspek manusianya. 
Untuk apa ekonomi yang tinggi, kalau warganya sakit sakitan  dan tidak terakses pendidikan dasar dengan baik.

Prof. Dr..Anwar Daud, SKM,M.M.KES, EHS
(Tenaga ahli Gubernur sulsel bidang KESEHATAN lingkungan)
Pengembangan kota Watanpone ke depan ditinjau dari segi kesehatan lingkungan adalah dari segi        1.penataan ruang atau rencana tata ruang wilayah perkotaan yg srhat harus dibenahi/ditata terutama ruang terbuka hijau(RTH) untuk meningkatkan kualitas udara yg sehat.
2. penataan pedagang kaki 5 yg membuat kota ini jadi kelihatan kumuh
3. public space yg tdk tertata dgn baik sehingga mencerminkan kekumuhan jika ditinjau dari segi estika
4. penataan drainase agar tidak terbuka supaya tdk menimbulkan bau dan tempat berkembang biak vektor penyakit (nyamuk dan lalat atau binatang lainnya) 
5. pengaturan kendaraan bermotor baik roda dua, tiga dan empat perlu ada regulasi agar bisa tertib berlalulintas untuk mengurangi angka kecelakaan dan keselamatan  di jln raya.
6. penataan dan pengawasan  rumah makan, restaurant, dan cafe2 agar tidak terjadi tempat penularan penyakit atau tempat2 transaksi obat2an psikotropika/ obat terlarang. agar generasi kita ke depan bebas dari gangguan mental.
7. perlu pengelolaan sampah agar tdk berserakan
8.perlu pengelolaan limbah cair perkotaan agar tidak mencemari lingkungan.(*)
Baca Juga:  Waspada DBD, Puluhan Warga Bone Sudah Terjangkit

Berita Terkait

Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman
Membanggakan! Dandim Bone Terima Piagam Kasad, Jurnalis TV One Juara Satu Media Elektronik
Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami
Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU
Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur
Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas
Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:44 WITA

Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Senin, 14 September 2026 - 17:41 WITA

Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami

Senin, 14 September 2026 - 14:12 WITA

Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU

Minggu, 13 September 2026 - 20:31 WITA

Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WITA

Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas

Berita Terbaru