Komisi II Minta Oknum Pengelola Tanjung Palette Yang Terindikasi Pungli Diberi Sanksi Tegas

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Muh. Idris (Ketua Komisi II DPRD Bone)

Andi Muh. Idris (Ketua Komisi II DPRD Bone)

BONE,BONEKU.COM,– Tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Bone pasca menggelar aksi pada Senin lalu yang meminta DPRD melakukan RDPU terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di Dinas Pariwisata Kabupaten Bone akhirnya terlaksana, pada Kamis siang, 13/2/2025.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Andi Muhammad Salam, dan dihadiri oleh beberapa anggota DPRD yakni AlVin Perdana Putra, Faisal, Sulfiani, Andi Suedi, Muksim, Rangga termasuk Ketua Komisi II Andi Muh. Idris.

Selain Anggota DPRD, Kepala Dinas Pariwisata Andi Promal Pawi, Kepala Bidang Tempat Wisata Andi Tenri, Pengelola Tanjung Palette bersama sejumlah staf Dinas Pariwisata dan Aliansi Mahasiswa Bone juga hadir membahas soal adanya dugaan pungli yang terjadi di Tanjung Palette.

Dalam Rapat tersebut perwakilan Aliansi Mahasiswa Angga Prayuda menjelaskan adanya kebocoran PAD yang terjadi di Dinas Pariwisata khususnya di tanjung Palette yang dilakukan oleh petugas loket.

Baca Juga:  Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Pramuka ke- 59 di Kantor Bupati

“Saya menemukan adanya pengunjung yang melakukan pembelian karcis dengan menggunakan qris dan itu bukan ke Dinas Pariwisata melainkan milik pribadi petugas loket, selain itu saya sendiri pernah berkunjung dan membeli karcis masuk namun saya tidak diberikan karcis itu, apa yang dilakukan oleh petugas loket ini tentu tidak dibenarkan karena tidak ada dalam aturan seperti itu,” Ucap Angga.

Kepala Dinas Pariwisata Andi Promal Pawi yang menanggapi aspirasi Aliansi Mahasiswa Bone ini pun membenarkan adanya kejadian tersebut, dan dia menjelaskan bahwa terkait adanya pengunjung yang melakukan pembayaran dengan Qris karena pada saat itu pengunjung ini tidak membawa uang tunai sehingga petugas loket mengambil inisiatif mengambil kebijakan dengan melakukan pembayaran qris, namun pembayaran tersebut tetap masuk ke Dinas Pariwisata.

Baca Juga:  Sidang Gugatan Umar-Madeng Digelar, 3 Orang Batal Bersaksi...

“Terkait masalah petugas loket yang tidak memberikan karcis kepada pengunjung, karcis itu kan adik mahasiswa liat sendiri kalau itu dirobek, jadi tentunya karcis itu tidak dapat digunakan kembali,” Tambah Andi Promal Pawi

Setelah mendengarkan klarifikasi dari Dinas Pariwisata. Ketua Komisi II Andi Muh. Idris kemudian beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh oknum petugas loket ini memang tidak dibenarkan dan tidak ada dalam aturan.

“Apa yang dilakukan oleh petugas loket ini memang tidak bisa dibenarkan, wajar saja kalau pengunjung beranggapan ada indikasi korupsi berjamaah di dalamnya, tolong jangan lakukan hal itu lagi, dan saya minta oknum yang melakukan hal itu diberikan sanksi tegas, karena itu memang salah,” Tegas Andi Muh. Idris

Setelah melakukan diskusi yang cukup Alot, ketua Komisi IV kemudian menarik beberapa kesimpulan sebagai rekomendasi ke Pimpinan DPRD, dan ditembuskan ke Pj Bupati Bone.

Baca Juga:  A.Rio Serahkan Bantuan Tetmond Kepada Satgas Penanganan Covid-19 Bone

Beberapa poin penting dari kesimpulan RDPU yang dirangkum meliputi, DPRD bukan lembaga yang punya legal standing untuk menentukan benar atau salah, tetapi DPRD mempunyai moral standing untuk menilai baik atau buruknya sistem kelola tata pemerintahan khususnya capaian target menurut faktual yang ada.

DPRD melihat secara pendapatan Dinas Pariwisata khususnya di Objek tanjung Palette meningkat signifikan periode Oktober 2024 hingga Februari 2025 yang kurang lebih 85 persen sehingga patut diberikan apresiasi.Komisi IV juga meminta dinas pariwisata tetap memperketat dan memperbaiki serta memberikan layanan terbaik yang ada di semua objek wisata demi meningkatkan PAD Pemkab Bone

Selanjutnya komisi IV meminta melalui Inspektorat dan juga Pj Bupati untuk melakukan audit kepada penanggung jawab PAD di periode sebelum Oktober 2024. (*)

Berita Terkait

Membanggakan! Dandim Bone Terima Piagam Kasad, Jurnalis TV One Juara Satu Media Elektronik
Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU
Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur
Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas
Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WITA

Membanggakan! Dandim Bone Terima Piagam Kasad, Jurnalis TV One Juara Satu Media Elektronik

Senin, 14 September 2026 - 17:41 WITA

Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WITA

Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi

Senin, 14 September 2026 - 14:12 WITA

Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU

Minggu, 13 September 2026 - 20:31 WITA

Kepengurusan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 Rampung, Sejumlah Nama Strategis Masuk Struktur

Berita Terbaru