BONE,BONEKU.COM,– Gadis 17 tahun di Kabupaten Bone nyaris saja membunuh ayah kandungnya sendiri menggunakan racun yang dicampur ke menu buka puasa pada puasa hari pertama.
Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian Polres Bone terduga pelaku berinisial GN (17) sementara korban yang tak lain adalah bapak kandungnya sendiri berinisial JP (40).
Plt Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar yang dikonfirmasi menceritakan kronologisnya dimana awalnya orang tua pelaku merasa curiga, lantaran makanan buka puasa atau takjil yang disajikan pelaku berbau racun jenis pestisida.
“Orang tua pelaku ini penasaran dengan bau racun tersebut, sehingga dia lalu memeriksa sisa racun yang ia simpan di gudang dan ternyata benar pelaku sudah menuangnya ke dalam takjil buka puasa dengan niat ingin membunuh ayahnya,” Kata Iptu Rayendra
Orang tua pelaku kemudian menghubungi pemerintah setempat dan pihak Kepolisian Bengo, setelah itu dilakukanlah interogasi terhadap pelaku dan diapun mengakui jika aksi nekatnya itu disuruh oleh salah seorang yang berinisial Ai yang sebelumnya membawanya kabur selama sepekan.
Menurut keterangan terduga pelaku ini selama dia dibawa kabur pelaku mengalami pengancaman dan dugaan kekerasan seksual.
“Terduga pelaku ini saat dibawa kabur yang diduga kekasihnya diajari untuk membunuh bapaknya, namun sayangnya bukti percakapan mereka ini telah dihapus, sehingga belum bisa dipastikan kebenarannya” Tambah Rayendra
Lebih jauh Rayendra menjelaskan bahwa racun yang digunakan dalam percobaan meracuni korban yang juga merupakan orang tua pelaku menggunakan racun jenis Sidametrhin dalam kemasan kaleng.
Terduga pelaku ini sempat dibawa ke Polres Bone dari Polsek Bengo untuk dimintai keterangan lebih lanjut, namun dipulangkan karena orang tua pelaku tidak ingin melaporkan secara resmi anaknya itu karena masih dibawah umur. (*)











