Sebelum Mencoba Meracuni Ayahnya, Gadis di Bone Sempat Dibawa Lari Oleh Kekasihnya

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 23:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONE,BONEKU.COM,– Gadis 17 tahun di Kabupaten Bone nyaris saja membunuh ayah kandungnya sendiri menggunakan racun yang dicampur ke menu buka puasa pada puasa hari pertama.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian Polres Bone terduga pelaku berinisial GN (17) sementara korban yang tak lain adalah bapak kandungnya sendiri berinisial JP (40).

Plt Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar yang dikonfirmasi menceritakan kronologisnya dimana awalnya orang tua pelaku merasa curiga, lantaran makanan buka puasa atau takjil yang disajikan pelaku berbau racun jenis pestisida.

Baca Juga:  Samapta Polres Bone Disupervisi, Polda Sulsel Cek Langsung Kesiapan Alat dan Personel

“Orang tua pelaku ini penasaran dengan bau racun tersebut, sehingga dia lalu memeriksa sisa racun yang ia simpan di gudang dan ternyata benar pelaku sudah menuangnya ke dalam takjil buka puasa dengan niat ingin membunuh ayahnya,” Kata Iptu Rayendra

Orang tua pelaku kemudian menghubungi pemerintah setempat dan pihak Kepolisian Bengo, setelah itu dilakukanlah interogasi terhadap pelaku dan diapun mengakui jika aksi nekatnya itu disuruh oleh salah seorang yang berinisial Ai yang sebelumnya membawanya kabur selama sepekan.

Baca Juga:  URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan

Menurut keterangan terduga pelaku ini selama dia dibawa kabur pelaku mengalami pengancaman dan dugaan kekerasan seksual.

“Terduga pelaku ini saat dibawa kabur yang diduga kekasihnya diajari untuk membunuh bapaknya, namun sayangnya bukti percakapan mereka ini telah dihapus, sehingga belum bisa dipastikan kebenarannya” Tambah Rayendra

Lebih jauh Rayendra menjelaskan bahwa racun yang digunakan dalam percobaan meracuni korban yang juga merupakan orang tua pelaku menggunakan racun jenis Sidametrhin dalam kemasan kaleng.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel, Lantik Empat Kepala Daerah Terpilih

Terduga pelaku ini sempat dibawa ke Polres Bone dari Polsek Bengo untuk dimintai keterangan lebih lanjut, namun dipulangkan karena orang tua pelaku tidak ingin melaporkan secara resmi anaknya itu karena masih dibawah umur. (*)

Berita Terkait

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS
SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite
Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci
Pendaftaran Bhayangkara CUP III Grasstrack dan Motocross Dibuka
Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik
Polisi Amankan 9 Orang Pelaku Narkoba di Bone, 7 Ditetapkan Tersangka. 2 Orang Masih Pemeriksaan
Keributan Dini Hari di THM Mitha Sari Bone, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Persiapan Bhayangkara CUP III Motocross Terus Dimantapkan, Panitia Bekerja Hingga Malam

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:13 WITA

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WITA

SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Polisi Amankan 9 Orang Pelaku Narkoba di Bone, 7 Ditetapkan Tersangka. 2 Orang Masih Pemeriksaan

Berita Terbaru