Tim Sar Gabungan Masih Cari Warga Soppeng Yang Hanyut di Sungai Walanae

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Nasib Muh. Risal (21) masih belum diketahui dan sementara dalam pencarian tim sar gabungan setelah diketahui tenggelam akibat terseret arus deras di Sungai Walanae, Kampung Bacu Bacue, Dusun Sanaelong, Kecamatan Lamuru, Perbatasan Kabupaten Soppeng Bone, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 12 April 2025.

“Korban baru dilaporkan oleh Kepala Desa Padaelo kepada pihak Com Center Basarnas Makassar pada Minggu, 13 April 2025, dan saat ini tim penolong dari Pos SAR Bone sementara melaksanakan pencarian hari kedua terhadap korban tersebut setelah sebelumnya berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah setempat,” ujar Muhammad Arif Anwar, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.

Baca Juga:  Di Panggung Kandidat Hanya SipakaRioMi' yang Hadir Sampaikan Visi-Misi

Arif menambahkan bahwa untuk menuju ke Kabupaten Soppeng Bone, tim penolong Pos SAR Bone harus menempuh waktu sekitar tiga jam dengan jarak 136 km berangkat dari Pos SAR Bone.

“Dengan lima orang personel dari Pos SAR Bone dan bersama tim sar gabungan lainnya, di hari kedua pencarian ini tim sar di bagi menjadi dua, dengan masing-masing tim menyusuri sisi kiri dan sisi kanan Sungai Walanae menggunakan perahu karet. Kami berharap juga semoga proses pencarian hari ini tidak menemukan hambatan yang besar dalam pelaksanaannya,” kata Arif.

Baca Juga:  Sapa Warga Kanco, Andi Rio Bahas Soal Perbaikan Infrastruktur Jalan Pedesaan

Arif juga tetap memperingatkan kepada personel yang melakukan operasi sar di wilayah sungai dengan arus deras ini untuk tetap selalu saling menjaga dan memperhatikan keselamatan di antara personel yang bertugas.

“Arus sungai tidak dapat diprediksi, kita tidak tahu kapan ia deras dan kapan ia tenang, maka dari itu kepada seluruh personel yang bertugas, tolong untuk selalu memperhatikan safety saat melaksanakan operasi sar,” tutur Arif.

Baca Juga:  ATR 42-500 Hilang Kontak, Gubernur Sulsel: Kita Kerahkan Tim Gabungan untuk Pencarian

Diketahui bahwa sebelumnya korban atas nama Muh. Risal, pria berusia 21 tahun yang berprofesi sebagai petani jagung ini pada Sabtu menjelang magrib, hendak mengambil alat tanamnya yang tertinggal dengan melewati Sungai Walanae namun karena tidak kuat menahan derasnya arus, maka korban terseret dan diperkirakan tenggelam di sekitar Sungai Welanae. Naasnya kejadian ini disaksikan sendiri oleh istri korban. (*)

Berita Terkait

Setelah Tiga Granat Ditemukan di Masumpu, Granat Diduga Aktif Juga Ditemukan di Museum Lapawawoi
Bupati Andi Asman Suntik Motivasi 12 Atlet Judo Bone Jelang TC 20 Hari di Jawa Timur
Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang
Kerugian Capai Rp2,5 Miliar, Resmob Polres Bone Ringkus 3 Terduga Pencuri Kabel PLN
Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satlantas Polres Bone Raih Juara 1 di HUT Lantas ke-71
Motor Honda Genio Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Camming Bone, Diduga Korsleting
Mertua-Menantu Terlibat Pertikaian Berdarah di Bone, Keduanya Berujung Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:11 WITA

Setelah Tiga Granat Ditemukan di Masumpu, Granat Diduga Aktif Juga Ditemukan di Museum Lapawawoi

Kamis, 24 September 2026 - 10:57 WITA

Bupati Andi Asman Suntik Motivasi 12 Atlet Judo Bone Jelang TC 20 Hari di Jawa Timur

Rabu, 23 September 2026 - 23:14 WITA

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Rabu, 23 September 2026 - 01:55 WITA

Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang

Selasa, 22 September 2026 - 18:35 WITA

Kerugian Capai Rp2,5 Miliar, Resmob Polres Bone Ringkus 3 Terduga Pencuri Kabel PLN

Berita Terbaru