Menteri BUMN Sebut, Merger di Tangan Danantara Masih Perlu Waktu

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN RI, Erick Thohir

Menteri BUMN RI, Erick Thohir

JAKARTA,BONEKU.COM,– Terkait proses merger yang ditangani  Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan sebagai lembaga baru masih perlu waktu sebelum melakukan mergerr BUMN.

Erik mengatakan perlunya pembahasan terkait proses merger BUMN antara Danantara dengan BUMN, apalagi danantara ini baru lahir sehingga perlu waktu agar konsolidasinya  bisa berjalan efektif.

“Danantara ini kan baru lahir, di danantara kan ada (holding) investasi dan operasional, Kami di BUMN dalam posisi merger, menutup, memutuskan macam-macam, yang artinya tentu kita akan memperlukan konsultasi  dari danantara  supaya mereka bisa jalan,” Kata Erick Thohir yang dikutip dari Liputan 6.

Baca Juga:  Mengasah Bakat MC Bersama Ketua TPP PKK Bone

Selai itu Erik juga mengatakan tidak ingin terburu-buru  mengejar proses merger BUMN setelah peralihan pengelolaan ke Danantara, menurutnya Danantara Butuh waktu waktu dulu untuk konsolidasi secara internal.

“Jangan saya nge push misalnya ini merger pelni ya, besok, ini kan dia juga lagi konsolidasi,” Ungkapnya

Proses merger BUMN akan mengacu pada peta jalan (road map) yang sudah disusun oleh Kementerian BUMN.

Baca Juga:  Inovasi Ramah Lingkungan! PTPN Group Olah Limbah Sawit Jadi Sumber Energi

Kementerian BUMN mencatat ada 45 program skala prioritas dalam peta jalan yang telah disusun. Dengan adanya pelimpahan kewenangan ke Danantara, seperti merger, maka bisa saja program BUMN berkurang.

“Yang 45 rencana program kita, kan ada merger BUMN ini, merger ini, kan kita bisa serahkan sebagian ke Danantara, jadi program saya enggak jadi 45, mungkin 35 atau lebih, dan ini kita juga lagi berbenah,” Kuncinya (*)

Berita Terkait

Banjir Rendam Bone, 2 Meninggal & 69 Warga Dievakuasi
Sambut Kajari Baru, Bupati Harap Sinergi Makin Solid
Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang Ringkus Pelaku Pencurian Gabah 8 Karung
Diduga Serangan Asma, Kakek Ditemukan Meninggal di Kebun
Sambut Kunjungan Jamkrida Sulsel, Bupati Ratnawati Siap Perkuat Sinergi Ekonomi  
Tanggapi Aduan Warga, Lurah Panyula Terjun Langsung Pantau dan Kendalikan Situasi di Wilayahnya
PILU! Dua Jenazah Nenek dan Cucu Harus Dipindah Makam Lagi, Lahan Diminta Pemilik Karena Masalah Sengketa
SAMAKI RESMI MELUNCUR: Bupati Ratnawati Pionir Transformasi Digital Birokrasi Sinjai

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:45 WITA

Banjir Rendam Bone, 2 Meninggal & 69 Warga Dievakuasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:28 WITA

Sambut Kajari Baru, Bupati Harap Sinergi Makin Solid

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:07 WITA

Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang Ringkus Pelaku Pencurian Gabah 8 Karung

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:13 WITA

Diduga Serangan Asma, Kakek Ditemukan Meninggal di Kebun

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:29 WITA

Sambut Kunjungan Jamkrida Sulsel, Bupati Ratnawati Siap Perkuat Sinergi Ekonomi  

Berita Terbaru