Hidup Digubuk Sebatang Kara, Tim Andalan Sulsel Peduli Bantu Eks RPKAD di Jeneponto

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO,BONEKU.COM,– Hidup dalam kesederhanaan di usia senja, mantan prajurit pasukan elite TNI, Mustari Baso, mendapat bantuan dari Tim Andalan Sulsel Peduli bersama UPZ Pemprov Sulsel dan Jaringan Andalan Sulsel. Bantuan tersebut diserahkan langsung ke kediaman Mustari di Desa Kaluku, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Mustari Baso, yang kini berusia 82 tahun, tinggal di sebuah gubuk berukuran 2×2 meter. Ia merupakan mantan anggota Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), satuan elite yang kini dikenal sebagai Kopassus TNI AD. Semasa aktif, Mustari menjalani berbagai misi penting negara, mulai dari Operasi Irian Barat, Operasi Timor Timur, hingga penumpasan sisa-sisa PKI.

Baca Juga:  Tiga Tahun Lumpuh dan Tinggal di Gubuk, Dg Sangkala Dapat Perhatian Gubernur Andi Sudirman

Koordinator Tim Andalan Sulsel Peduli, Jumali Sewang, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pejuang bangsa yang telah banyak berjasa namun kini hidup dalam keterbatasan.

“Kami tergerak melihat kondisi beliau. Di momen menjelang HUT ke-80 RI ini, kami ingin menunjukkan bahwa negara dan masyarakat tidak lupa pada jasa-jasa beliau. Ini adalah bentuk kepedulian kami,” ujar Jumali, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga:  Didampingi Pj Bupati Bone, Pj Gubernur Sulsel Tanam Sukun di Bone Barat

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta dukungan moril, diharapkan dapat meringankan beban hidup Mustari dan keluarganya.

Mustari memulai karier militernya di era Presiden Soeharto. Ia menjalani pelatihan berat sebagai prajurit RPKAD, kemudian ditempatkan di berbagai medan tempur.

Tugas terakhirnya adalah di Kodim 1411 Bulukumba, sebelum akhirnya pensiun dengan pangkat Sersan Satu (Sertu) pada tahun 1992.
Kini, di usia senja, Mustari hidup sederhana tanpa banyak fasilitas.

Baca Juga:  Komunitas Pro Street Bone Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Takjil untuk Petugas Damkar di Sejumlah Posko

Bantuan yang diberikan menjadi salah satu bentuk penghormatan atas jasa-jasanya sebagai prajurit yang pernah mengabdi untuk bangsa dan negara. (*)

Berita Terkait

Menguji Adrenalin di Air Terjun Maccading, Surga Tersembunyi Bone yang Kini Diburu Pecinta Canyoning
Pemprov Sulsel Tanam 7.000 Mangrove di Pangkep, Andi Sudirman Ajak Masyarakat Jaga Pesisir
Tradisi ‘Massari’ Tetap Lestari, Tuak Manis dan Gogos Desa Lattekko Jadi Magnet Wisata Kuliner Bone
72 Ribu Guru Ikuti Porsenijar PGRI Sulsel, Gubernur Andi Sudirman: Jadilah Guru Terbaik untuk Masa Depan Anak
Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang
Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba
Tiga Tahun Lumpuh dan Tinggal di Gubuk, Dg Sangkala Dapat Perhatian Gubernur Andi Sudirman
Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:59 WITA

Menguji Adrenalin di Air Terjun Maccading, Surga Tersembunyi Bone yang Kini Diburu Pecinta Canyoning

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:09 WITA

Pemprov Sulsel Tanam 7.000 Mangrove di Pangkep, Andi Sudirman Ajak Masyarakat Jaga Pesisir

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:38 WITA

Tradisi ‘Massari’ Tetap Lestari, Tuak Manis dan Gogos Desa Lattekko Jadi Magnet Wisata Kuliner Bone

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:21 WITA

72 Ribu Guru Ikuti Porsenijar PGRI Sulsel, Gubernur Andi Sudirman: Jadilah Guru Terbaik untuk Masa Depan Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang

Berita Terbaru