Kejati Gandeng KPK Pantau Korupsi Di Sulselbar

- Jurnalis

Kamis, 19 Oktober 2017 - 05:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Meningkatnya intensitas penanganan perkara tindak pidana koruupsi di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan baik yang disidik oleh POLRI maupun Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memperoleh perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan DR Jan Maringka dalan keterangan persnya pada hari Rabu tanggal 18 Oktober 2017, usai menghadiri upacara peringatan HUT Provinsi Sulsel ke-348.

Kajati menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Prof Laode Komisioner KPK dalam rangka membangun sinergitas dengan aparat penegak hukum lain dalam penanganan beberapa perkara tindak pidana korupsi yang menarik perhatian masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, hal ini mutlak diperlukan karena pemberantasan korupsi tidak mungkin dapat berjalan senddiri apalagi sendiri-sendiri.

Baca Juga:  Pelaku Freestyle di Lapri, Berakhir di Kantor Polisi

Jan Maringka menepis anggapan sebagian kalangan bahwa seakan-akan terdapat persaingan di antara lembaga penegak hukum, koordinasi yang terbangun dengan baik khususnya antara Kejati Sulsel dan KPK dalam mengawal berbagai perkara menarik perhatian masyarakat justru membuktikan bahwa pada prinsipnya di antara lembaga penegak hukum terdapat kesatuan langkah dan tujuan dalam rangka mewujudkan Sulawesi Selatan dan Indonesia yang bebas dari korupsi dan membangun Indonesia dengan lebih hebat.

Baca Juga:  Pantau Ujian SD, Penjabat Bupati Bone Bernostalgia Di Sekolahnya...

Tidak dapat dipungkiri dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi, tentunya terdapat potensi munculnya oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan dengan memanfaatkan situasi yang rentan baik terhadap saksi, tersangka maupun pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan perkara. Oleh karena itu dalam rangka merespon harapan masyarakat, kami menggandeng KPK untuk ikut mengawal kasus-kasus tersebut guna memastikan bahwa penanganan perkara yang dilakukan oleh Kejati Sulsel dapat berjalan sesuai dengan koridor dan terbebas dari berbagai gangguan.

Baca Juga:  Ini Penyebab Kapal Ferry Tabrak 2 Kapal Kayu di Pelabuhan Rakyat Bajoe

Sebagaimana diketahui bahwa , saat ini Kejati Sulsel sedang menangani beberapa perkara tindak pidana korupsi yang menarik perhatian masyarakat yaitu di antaranya kasus penyimpangan ABPD Provinsi Sulawesi Barat TA. 2016, dengan tersangka para pimpinan DPRD Propinsi Sulbar, kasus penyimpangan pengelolaan tanah negara di Desa Buloa Kecamatan Tallo dengan terdakwa Asisten 1 Pemkot Makassar serta kasus penjualan lahan pemukiman transmigrasi desa Laikang Kecamatan Mengarabombang Kabupaten Takalar TA. 2015 dengan tersangka Bupati Takalar (*).

Berita Terkait

Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026
Remaja Perempuan di Bone Dianiaya Kekasih di Kamar Kos, Alami Puluhan Luka Lebam
Bupati Soppeng Saksikan MOU Antara BRI dan Pemerintah Desa
Bersama Forkopimda, Bupati Soppeng Sambut Tim Wasev Pusterad
Resmi Dibuka, 87 Tenant Meriahkan Pasar Ramadan Sukses
Pemkab Soppeng dan Kejaksaan Teken MOU Masalah Hukum
Bupati Soppeng Hadiri Pemakaman Alm Ahmad Gunawan
Tingkatkan Pelayanan, Bupati Soppeng Gelar Pertemuan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:34 WITA

Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 00:57 WITA

Remaja Perempuan di Bone Dianiaya Kekasih di Kamar Kos, Alami Puluhan Luka Lebam

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:06 WITA

Bupati Soppeng Saksikan MOU Antara BRI dan Pemerintah Desa

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:13 WITA

Bersama Forkopimda, Bupati Soppeng Sambut Tim Wasev Pusterad

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:15 WITA

Resmi Dibuka, 87 Tenant Meriahkan Pasar Ramadan Sukses

Berita Terbaru