Cagar Budaya Kabupaten Bone, Kurang Perhatian

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2020 - 02:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONEKU.COM-Tahun telah berganti, diawal 2020 ini tentunya banyak harapan yang lebih baik untuk maju. Tahun 2019 yang telah lalu menjadi pelajaran untuk semakin berbenah dan lebih baik. Pelajaran penting yang perlu dipetik adalah, tatakelola pemerintah Kabupaten Bone tentang kebudayaan belum terorganisir dengan baik. 
Persoalan  cagar budaya yang tak kunjung henti menjadi polemik. Penulis ingin mencoba melihat beberapa kebijakan-kebijakan beberapa bulan terkahir kaitannya dengan kesenian dan kebudayaannya di Kabupaten Bone.
Pemerintah kabupaten Bone melalui website resminya memberitahukan sejumlah prestasi yang telah diraih di akhir tahun 2019. Untuk meraih prestasi itu tentunya membutuhkan proses yang tidak gampang. Meskipun tolok ukur dan indikator dari prestasi tersebut disenyapkan. Kemudian, Bupati Kabupaten Bone menerima  Pansus DPRD Sulawesi Selatan membahas RANPERDA Pelestarian Warisan Budaya Tak Benda Sulawesi Selatan.
Sebagai Kabupaten yang punya takeline “Kota Beradat”, muncul sebuah pertanyaan tentang bagaimana prestasi dalam bidang kebudayaan ? Di Tahun 2018 “songkok to Bone” telah ditetapkan menjadi warisan budaya intangible atau tak benda. Inilah yang terus-menerus menjadi bahan pidato-pidato sambutan. Pembangunan-pembangunan pun merespon hal ini dengan memunculkan ikon “Songkok To Bone”. Selanjutnya apa?
Di tahun 2019 kantor KOREM yang juga  merupakan salah satu cagar budaya telah direnovasi. Bangunan-bangunan cagar budaya lainnya ditahun-tahun sebelumnya, beberapa telah menjadi lahan bisnis tanpa menyisakan artefak. Kabupaten Bone Kota Beradat memiliki bangunan cagar budaya namun pengawasan dan tatakelola bangunan seperti terabaikan begitu saja. 
Kemudian benda-benda pusaka yang berada di Museum Arajange diekslusifkan hingga tidak semua masyarakat mampu melihatnya secara langsung. Tidak ada upaya perlindungan dan pengawasan terhadap benda-benda pusaka tersebut, beberapa kali pemerhati pusaka melayangkan surat terbuka tentang perlakuan benda pusaka yang “menyimpang” di Museum Arajangnge tidak pernah ada respon dari pemerintah. Bahkan hal tersebut seringkali terulang. Dan belum ada inisiatif pemerintah melakukan pendaftaran benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Bone. 
Di Kabupaten Bone ada Dinas Kebudayaan sebagai fasilitator pada ranah kebudayaan. Ironisnya anggaran-anggaran kebudayaan hanya dititik beratkan pada hal-hal penunjang ATK dan fasilitas kantor lainnya. Pada titik inilah kinerja Dinas Kebudayaan perlu dipertanyakan dan dievaluasi. 
Pemerintah perlu mendengarkan keresahan masyarakat tentang perlakuan cagar budaya yang ada di Kabupaten Bone. Disbud penting membuat gebrakan baru, agar ekosistem kebudayaan di Kabupaten Bone berjalan sesuai UU Pemajuan Kebudayaan. 
Haryudi Rahman 
Aliansi Seni Budaya Bone
Baca Juga:  Kunker Di Tanah Kelahiran, Mentan Paparkan Keberhasilan

Berita Terkait

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’
Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar
Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager
Di Hari Jadi Toraja Utara ke-18, Gubernur Sulsel: Pembangunan Harus Merata hingga ke Pelosok
Gubernur Sulsel Dorong Taman Andalan Rante Ra’da’ Toraja Utara Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WITA

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:04 WITA

Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:56 WITA

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi

Berita Terbaru