BONE,BONEKU.COM,– Sejumlah kontraktor yang tergabung dalam Aliansi Kontraktor Bone (AKB) akhirnya bisa bernafas lega setelah Pemerintah Kabupaten Bone membayar dana proyek yang belum terbayarkan pada Desember 2023 lalu

Ketua Aliansi Kontraktor Bone Eko Wahyudi yang ditemui di salah satu warkop mengatakan bahwa saat ini sekitar 70 persen kontraktor di Bone yang ada di Aliansi semuanya sudah terbayarkan, dan sebagiannya sementara menyusul.

Baca Juga:  Bupati A Fahsar Melepas Rombongan Forum Anak Kabupaten Bone

“Alhamdulillah sudah ada 70 persen yang sudah terbayarkan, kalau di Aliansi Kontraktor Bone itu sekitar 20an lebih perusahaan,” Ungkap Eko, Rabu 31 Januari 2024.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa sekitar Rp.15 Miliar utang Pemkab Bone yang sudah dibagikan ke Kontraktor Bone, Eko memang memprioritaskan kontraktor kecil yang belum dibayarkan oleh Pemkab.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Bantaeng Studi Banding Di Desa Mallari Bone

“Rata-rata kontraktor yang ada di Aliansi Kontraktor Bone itu kecil-kecil, mereka hanya mengerjakan proyek seperti, papin blok, drainase, bangunan dan lain-lain, maka dari itu kami perjuangkan hak teman-teman karena nilainya juga tidak seberapa” Kuncinya

Diberitakan sebelumnya, Aliansi Kontraktor Bone sempat memberikan ultimatum kepada Pemkab Bone. apabila dana proyek kontraktor Bone tidak dibayarkan sampai 31 Januari 2024 maka dia bersama ratusan kontraktor lainnya akan menduduki kantor BKAD Bone.

Baca Juga:  Pemprov Canangkan 150 Ribu Sapi Kawin Suntik di Sulsel

Hal itu dia sampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Bone pada Rabu (3/1/2024) lalu. Para kontraktor Bone ini kesal karena belum dibayarkan sementara semua proyeknya sudah diselesaikan tepat waktu. (*)